Notification

×

Iklan

Iklan

Ada Apa? Kapolda Jabar Berkunjung ke Cianjur

9/17/2026 | September 17, 2026 WIB Last Updated 2026-09-16T17:30:24Z

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Jenderal Polisi Dr. Pipit Rismanto. (Foto; IST)

SIGNALCIANJUR– Kapolda Jabar, Inspektur Jenderal Polisi Dr. Pipit Rismanto berkunjungan kerja ke wilayah hukum Polres Cianjur, kunjungan tersebut disambut Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Metty Triantika bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cianjur, Rabu (16/9/2026

Rangkaian kunjungan, Kapolda Jawa Barat turut meresmikan Tugu Ayam Pelung yang dibuat dari material knalpot. 

Ia mengatakan, tugu tersebut menjadi simbol yang mengangkat identitas dan kekhasan Kabupaten Cianjur sekaligus memiliki keterkaitan dengan upaya penertiban penggunaan knalpot tidak sesuai standar.

Kegiatan tersebut, ia juga menyampaikan juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD.

"Selian itu unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya saat kunjungan ke Kabupaten Cianjur.

Kunjungan Kapolda Jabar ke Cianjur tidak hanya berkaitan dengan aspek kelembagaan kepolisian, tapi juga menjadi bagian dari upaya mempererat koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

Sebelumnya, Polres Cianjur bersama unsur TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) juga telah melaksanakan penertiban knalpot yang tidak sesuai standar teknis sebagai bagian dari upaya.

"Artinya menjaga kenyamanan serta ketertiban berlalu lintas," ujar Metty.

Diketahui, kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Cianjur dalam kunjungan tersebut menunjukkan dukungan legislatif terhadap penguatan koordinasi lintas sektor, khususnya dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus mendukung program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kunjungan tersebut, sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah diharapkan terus terjaga, sehingga berbagai persoalan keamanan, ketertiban, dan pelayanan masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama.

Catatan, ia menambahkan belum menemukan pernyataan langsung Kapolda Jabar pada 16 September 2026 yang menjelaskan makna Tugu Ayam Pelung tersebut. 

"Karena itu, bagian penjelasan Kapolda di atas tidak saya buat sebagai kutipan langsung agar tidak mengarang pernyataan," tutup Metty. (Red/*)
×
Berita Terbaru Update