![]() |
| Kantor RSUD Sayang Cianjur. (Foto: Mamat Mulyadi Metropolitan) |
SIGNALCIANJUR.COM– RSUD Sayang Cianjur mengimbau seluruh pengunjung dan keluarga pasien untuk menjaga etika selama berada di lingkungan rumah sakit, khususnya dengan tidak mengambil foto maupun video tanpa izin.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya menjaga privasi, kenyamanan, serta keselamatan pasien, keluarga pasien, dan tenaga kesehatan yang berada di lingkungan rumah sakit.
Pihak rumah sakit mengingatkan bahwa fasilitas kesehatan merupakan ruang pelayanan publik yang di dalamnya terdapat berbagai kepentingan dan kondisi pasien yang bersifat pribadi.
"Karena itu, penggunaan kamera maupun perekaman perlu dilakukan secara bijak dan tetap memperhatikan aturan yang berlaku," ujar dr. Yuli, Rabu (16/9/2026).
Direktur Utama RSUD Sayang Cianjur, dr. Hj. Yuli Hendriyani, mengatakan, menjaga privasi pasien merupakan bagian penting dari etika pelayanan kesehatan.
Maaih ujarnya, pasien dan keluarga memiliki hak untuk mendapatkan rasa aman, nyaman, dan terlindungi privasinya selama berada di rumah sakit.
"Karena itu, kami mengajak seluruh pengunjung untuk tidak mengambil foto atau video tanpa izin, terutama apabila dapat menampilkan pasien, keluarga pasien, maupun proses pelayanan,” ujar dr. Yuli.
Menurutnya, imbauan tersebut bukan untuk membatasi masyarakat dalam menggunakan kamera, melainkan memastikan aktivitas dokumentasi tidak mengganggu pelayanan maupun hak privasi orang lain.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa rumah sakit memiliki aturan yang harus dipatuhi bersama. Gunakan kamera secara bijak dan selalu utamakan privasi serta kenyamanan pasien,” katanya.
RSUD Sayang Cianjur juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan rumah sakit yang tertib, aman, dan nyaman dengan menghormati privasi pasien dan keluarga, tidak merekam tanpa izin, serta mematuhi ketentuan yang berlaku.
“Menjaga privasi adalah bentuk kepedulian kita kepada sesama. Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama seluruh masyarakat,” tandasnya. (Red/*)
