![]() |
| Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur, Superi Rizal. (Foto: Mamat Mulyadi Metropolitan) |
SIGNALCIANJUR– Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur menunjukkan kepedulian terhadap persoalan sosial dan kesehatan masyarakat melalui dukungan terhadap Gerakan Percepatan Penurunan Stunting sekaligus penggalangan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur Superi Rizal mengatakan menilai pelayanan kepada masyarakat tidak hanya berkaitan dengan kemudahan dalam pengurusan perizinan, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kepedulian terhadap kualitas hidup masyarakat.
"Ya! Khususnya dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak," katanya, Rabu (6/9/2026).
Gerakan tersebut, ia juga menyampaikan diarahkan untuk mendukung pemenuhan gizi balita di Kabupaten Cianjur, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang menjadi salah satu fase penting.
"Artinya dalam pertumbuhan dan perkembangan anak," ucap Superi Rizal.
Di sisi lain, masih dijelaskan dia, kondisi masyarakat terdampak bencana di NTT juga menjadi perhatian. Keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar, termasuk pangan dan gizi, menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat dukungan.
"Tentunya bersama selama masa pemulihan pascabencana," ajaknya.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur Superi Rizal mengatakan, kepedulian sosial merupakan bagian dari semangat pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
“Pelayanan kepada masyarakat bukan hanya bagaimana memberikan kemudahan dalam perizinan," katanya.
Namun, ia juga menyampaikan bagaimana kita memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, kami mendukung gerakan percepatan penurunan stunting.
"Nah! Sekaligus menggalang kepedulian untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT,” ujar Superi Rizal.
Menurutnya, persoalan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena pemenuhan gizi anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga keluarga, dunia usaha, komunitas dan masyarakat secara luas.
“Pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan harus menjadi perhatian bersama. Dengan kolaborasi dan kepedulian dari berbagai pihak, kita berharap anak-anak Cianjur dapat tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.
Superi juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Bantuan yang terkumpul diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pemenuhan kebutuhan gizi balita di Cianjur serta membantu kebutuhan logistik darurat bagi masyarakat terdampak bencana di NTT.
“Sekecil apa pun kepedulian yang diberikan, apabila dilakukan bersama-sama akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (Red/*)


