Notification

×

Iklan

Iklan

Korban Pasca Gempa Masih Diacuhkan! Pemuda Cianjur Sebut Pemkab Diduga tak Peduli

5/03/2026 | Mei 03, 2026 WIB Last Updated 2026-05-03T06:49:50Z

Ketua Pemuda Cianjur dan AMCM, Galih. (Foto: SignalCianjur)


SIGNALCIANJUR.COM- Pasca pusat gempa di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Hingga saat ini, dampak dari bencana tersebut masih sangat dirasakan masyarakat, baik dari segi tempat tinggal, ekonomi, maupun kesehatan mental.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Aliansi Pemuda aktivis Cianjur sekaligus Ketua Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat (AMCM),Galih widyaswara kepada awak media, Minggu (3/5/2026).

"Kami sangat menyayangkan kinerja Bupati dan Wakil Bupati Cianjur sejak terpilih hingga saat ini, yang dinilai belum menunjukkan fokus dan keseriusan dalam pemulihan kondisi masyarakat pasca gempa," mirisnya dia mengeluhkan.

Pemerintah daerah (Pemda) seharusnya tidak hanya memastikan warga mendapatkan tempat tinggal yang layak, tetapi juga wajib merancang program pemulihan ekonomi.

"Artinya pendampingan psikologis bagi para korban yang kehilangan anggota keluarga dan mata pencaharian," ujar Galih.

Masih ujarnya, kekecewaan juga semakin bertambah ketika mendengar pernyataan Bupati Cianjur yang, saat ditanya mengenai cita-cita, justru menyampaikan keinginan untuk “cepat meninggal agar masuk surga”. 

Ia menyampaikan pernyataan tersebut sangat tidak mencerminkan empati maupun tanggung jawab sebagai seorang pemimpin,l.

"Nah! Terlebih di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang untuk bangkit dari bencana," tegas Galih.

Hingga saat ini, diperkirakan sekitar 65 persen masyarakat terdampak gempa masih berada dalam kondisi sulit, berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 

"Banyak dari mereka kehilangan anggota keluarga, pekerjaan, serta mengalami trauma yang belum pulih," ucap Galih.

Maka itu, lebih lanjut ia mengatakan peristiwa ini menjadi cambukan bagi kami untuk mengambil langkah nyata.

Pipinya juga akan mengagendakan aksi besar bersama para korban gempa sebagai bentuk pengingat dan dorongan kepada pemimpin daerah.

"Agar lebih peka, bertanggung jawab, dan hadir secara nyata untuk masyarakat. Khususnya korban gempa Cianjur," bilangnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera memperbaiki kinerjanya dan menunjukkan komitmen yang jelas dalam upaya pemulihan menyeluruh bagi masyarakat. 

Bahkan, masih dikatakan dia, sangat menyayangkan kinerja Bupati dan Wakil Bupati Cianjur sejak terpilih hingga saat ini, yang dinilai belum menunjukkan fokus dan keseriusan dalam pemulihan kondisi masyarakat pasca gempa.

"Nah! Pemerintah daerah seharusnya tidak hanya memastikan warga mendapatkan tempat tinggal yang layak," harap Galih.

Diketahui, pasca gempa pada Senin, 21 November 2022 pukul 13.21 WIB, telah terjadi gempa bumi di wilayah Cianjur dengan kekuatan 5,6 SR yang diikuti oleh ratusan gempa susulan (tercatat hingga 236 kali).

Ia mengatakan juga, tragedi tersebut menyebabkan dampak yang sangat besar, dengan total 318 korban meninggal dunia dan 7.729 korban luka-luka, yang terdiri dari 595 luka berat dan 7.134 luka ringan.

"Sebagian besar korban merupakan anak-anak yang saat itu sedang berada di sekolah." ujarnya.

Tetapi, ia menambahkan juga wajib merancang program pemulihan ekonomi serta pendampingan psikologis bagi para korban yang kehilangan anggota keluarga dan mata pencaharian.

Kekecewaan pihaknya juga, semakin bertambah ketika mendengar pernyataan Bupati Cianjur yang, saat ditanya mengenai cita-cita, justru menyampaikan keinginan untuk “cepat meninggal agar masuk surga”. 

"Pernyataan tersebut sangat tidak mencerminkan empati maupun tanggung jawab sebagai seorang pemimpin, terlebih di tengah kondisi masyarakat masih berjuang untuk bangkit dari bencana," tutur Galih.

Sambungnya, banyak dari mereka kehilangan anggota keluarga, pekerjaan, serta mengalami trauma yang belum pulih. Maka itu, peristiwa ini menjadi cambukan bagi pihaknya untuk mengambil langkah nyata. 

"Akan mengagendakan aksi besar bersama para korban gempa sebagai bentuk pengingat dan dorongan kepada pemimpin daerah," ungkapnya.

Galih juga menyampaikan agar lebih peka, bertanggung jawab, dan hadir secara nyata untuk masyarakat, khususnya korban gempa Cianjur, dan  berharap pemerintah daerah dapat segera memperbaiki kinerjanya.

"Artinya menunjukkan komitmen jelas dalam upaya pemulihan menyeluruh bagi masyarakat," tandasnya. (Red/*)
×
Berita Terbaru Update