![]() |
| RSUD Sayang Cianjur gelar In House Training (IHT) workshop. (Foto: IST) |
SIGNALCIANJUR.COM — RSUD Sayang Kabupaten Cianjur terus meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memperkuat tata kelola klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Direktur Utama RSUD Sayang Kabupaten Cianjur, dr. Yuli Hendriyani, mengatakan penguatan kompetensi dalam coding menjadi hal penting karena berhubungan langsung dengan kualitas administrasi pelayanan dan pengelolaan klaim JKN.
Masih disampaikan dia, melalui workshop ini, kami ingin memastikan seluruh tim memiliki pemahaman yang sama mengenai proses coding dan pengelolaan klaim.
"Ketepatan coding harus sesuai dengan kondisi medis dan pelayanan diberikan kepada pasien,” ujar dr. Yuli, Selasa (15/9/2026).
Menurutnya, tata kelola klaim yang baik bukan hanya berkaitan dengan aspek administrasi rumah sakit, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Masih ujarnya, paling utama adalah memberikan pelayanan yang bermutu kepada pasien dengan tata kelola akurat, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami berkomitmen mencegah terjadinya fraud dalam proses klaim JKN,” tegasnya.
Diketahui, salah satunya melalui kegiatan In House Training (IHT)-Workshop tersebut, mengsung tema “Penguatan Transformasi Coding INA-CBG ke IDRG Guna Optimalisasi Klaim JKN Tanpa Fraud”.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya rumah sakit meningkatkan pemahaman dan kompetensi tenaga kesehatan maupun tim terkait dalam proses coding serta pengelolaan klaim JKN.
Transformasi dari sistem INA-CBG menuju IDRG diharapkan dapat meningkatkan ketepatan pencatatan diagnosis dan tindakan medis, sehingga proses pengajuan klaim menjadi lebih akurat, transparan, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
RSUD Sayang berharap kegiatan IHT-Workshop tersebut dapat meningkatkan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi sistem coding, sekaligus memperkuat tata kelola pelayanan dan klaim JKN.
"Agar semakin profesional, tertib, dan berintegritas," tutup Dirut RSUD Sayang Cianjur. (Red/*)

