![]() |
| Kepala Dinas PUTR Cianjur, Eri Rihandiar cek irigasi keluhan masyarakat. (Foto: Ist) |
SIGNALCIANJUR– Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait terganggunya aliran air ke area persawahan akibat kerusakan Bendungan Irigasi Naringgul di Desa Sindanglaka, Kecamatan Karangtengah.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, bersama tim lapangan Bidang Sumber Daya Air (SDA) turun langsung ke lokasi untuk melakukan survei dan pengecekan kondisi bendungan serta jaringan irigasinya.
"Bendungan Irigasi Naringgul diketahui memiliki peran penting dalam mengairi lahan persawahan masyarakat dengan luas sekitar 75 hektare," jelasnya, kepada wartawan, Senin (21/9/2026).
Kerusakan pada bendungan menyebabkan aliran air tidak dapat mengairi sawah secara optimal sehingga berpotensi mengganggu aktivitas pertanian masyarakat.
Eri Rihandiar menjelaskan, hasil pengecekan lapangan menjadi dasar bagi Dinas PUTR untuk menyiapkan langkah penanganan terhadap kerusakan bendungan tersebut.
“Kami sudah turun langsung melakukan survei dan melihat kondisi Bendungan Naringgul. Bendungan ini sangat penting karena mengairi sekitar 75 hektare sawah masyarakat. Untuk itu, kami rencanakan perbaikannya tahun ini agar fungsi irigasi dapat kembali normal,” ujar Eri.
Menurutnya, perbaikan infrastruktur irigasi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan air untuk pertanian sekaligus mendukung kelancaran aktivitas para petani.
Dinas PUTR akan menindaklanjuti hasil survei dengan penanganan sesuai kondisi kerusakan di lapangan.
"Sehingga aliran air menuju areal persawahan dapat kembali berfungsi secara optimal," tutup Eri Rihandiar.
Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap perbaikan Bendungan Naringgul dapat segera mendukung pemulihan pengairan dan membantu masyarakat petani dalam menjalankan aktivitas pertanian dengan lebih lancar. (Red/*)
