Notification

×

Iklan

Iklan

Politeknik Bhakti Kencana Cianjur Luncurkan Program 1.000 Mahasiswa, Bupati Wahyu Dorong Peningkatan IPM Lewat SDM Unggul

7/14/2026 | Juli 14, 2026 WIB Last Updated 2026-07-14T07:41:08Z

Politeknik Bhakti Kencana Cianjur meluncurkan program 1.000 mahasiswa. (Foto: Ist)

SIGNALCIANJUR.COM – Politeknik Bhakti Kencana Cianjur meluncurkan program 1.000 mahasiswa sebagai upaya mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Cianjur melalui pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan dan vokasi.

Program tersebut, merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Cianjur, Politeknik Bhakti Kencana, dan pemerintah desa untuk memberikan kesempatan pendidikan tinggi bagi putra-putri terbaik dari setiap desa melalui skema beasiswa.

Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis dalam mencetak SDM berkualitas yang nantinya akan kembali mengabdi dan membangun desa asalnya.

"Kami ingin anak-anak Cianjur yang memiliki potensi mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi," katanya, saat kegiatan yang berlangsung di Kampus Politeknik Bhakti Kencana, Jalan Lingkar Timur Rawabango, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Senin (13/7/2026).

Setelah lulus, mereka diharapkan kembali ke desa masing-masing untuk mengabdi, meningkatkan pelayanan, serta menjadi motor penggerak pembangunan. Inilah investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas SDM dan IPM Kabupaten Cianjur," ujar Bupati.

Menurutnya, pendidikan menjadi kunci utama dalam memutus rantai kemiskinan dan memperkuat pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi agar akses pendidikan semakin terbuka bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, menyampaikan bahwa program ini memberikan peluang besar bagi generasi muda di seluruh desa.

"Artinya untuk melanjutkan pendidikan, khususnya di bidang kesehatan dan vokasi," papar dia.

Ia menambahkan, pemerintah akan mengimbau seluruh pemerintah desa dan orang tua agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

"Sehingga semakin banyak lulusan berkualitas lahir dari desa-desa di Kabupaten Cianjur," katanya.

Terpisah, Direktur Politeknik Bhakti Kencana Cianjur, Dr. Mubarok, menjelaskan mekanisme program dilakukan melalui rekomendasi dari pemerintah desa. Calon mahasiswa akan mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Sebelum diterima di program studi yang tersedia," ujarnya.

Selain program studi kesehatan, ia menyampaikan kampus juga terus mengembangkan berbagai program vokasi sesuai kebutuhan dunia kerja. Ke depan, Politeknik Bhakti Kencana berencana membuka sejumlah program studi baru.

"Yaitu diantaranya D4 Keperawatan, D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta program manajemen," terang dia.

Program 1.000 mahasiswa ini, Dr Mubarok berharap mampu memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, meningkatkan kualitas SDM, sekaligus mempercepat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Cianjur.

"Tentu harus kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pemerintah desa," tandasnya. (Red/*)
×
Berita Terbaru Update