![]() |
| Rumah panggung milik warga Kadupandak, Cianjur terbakar si jago merah. (Foto: Ist) |
SIGNALCIANJUR.COM– Rumah panggung milik Misbah (60) di Kampung Cilegok, RT 001/RW 006, Desa Sukaraja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur ludes dilalap si jago merah, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Kamis (9/7/2026) sore.
Berdasarkan hasil kaji cepat Tim Gerak Cepat (TGC) Puskesmas Kadupandak, percikan api berasal dari stop kontak di ruang tengah rumah, kemudian dengan cepat menjalar ke ruang keluarga dan dapur hingga menghanguskan seluruh bangunan rumah panggung.
Ketua RT setempat Suratman membenarkan peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik dan masih beruntung saat insiden tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Sebanyak tiga orang penghuni rumah, yakni Misbah (60), istrinya Imas (55), dan anak mereka Arkan (12), berhasil menyelamatkan diri.
"Namun, mereka harus mengungsi akibat rumah yang ditempati habis terbakar," katanya kepada wartawan Metropolitan.id, menginformasikan, Jumat (10/7/2026).
Diketahui, ada sebanyak tiga orang penghuni rumah, yakni Misbah (60), istrinya Imas (55), dan anak mereka Arkan (12), berhasil menyelamatkan diri.
Masih diungkapkan dia, warga bersama aparat setempat berupaya memadamkan api sejak kejadian. Namun sekitar pukul 17.50 WIB kobaran api semakin membesar hingga menghanguskan bangunan.
"Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.30 WIB," ujar Suratman.
Tim Gerak Cepat Puskesmas Kadupandak bersama Pemerintah Desa Sukaraja, Polsek Kadupandak, Babinsa, dan unsur terkait langsung melakukan pemadaman, pendataan korban terdampak, serta koordinasi penanganan di lokasi.
Berdasarkan hasil pendataan, masih disampaikan Ketua RT setempat, tidak ada fasilitas umum maupun fasilitas kesehatan yang terdampak.
"Kebutuhan dasar korban sangat dibutuhkan. Artinya ada uluran tangan dari pemerintah maupun dermawan," harap Ketua RT setempat.
Sementara itu, Edi Junaedi (40) warga Kampung Cilegok juga hal sama membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menyampaikan bahwa rumah milik Misbah terbakar akibat dugaan korsleting listrik dan mengapresiasi kepedulian warga peduli sosial bergotong royong membantu proses pemadaman serta penanganan pascakebakaran.
"Nah! Peristiwa diduga dipicu korsleting listrik tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka," katanya.
Ia mengajak untuk sama-sama rutin memeriksa instalasi listrik dan tidak menggunakan stop kontak maupun kabel sudah rusak.
"Hal tersebut guna mencegah terjadinya kebakaran serupa," tutup Edi. (Red/*)
.jpg)