![]() |
| Pameran bonsai dan Suiseki Bupati Cup 2026, di Alun-Alun Masjid Agung, dan Pendopo Pemkab Cianjur. (Foto: SignalCianjur) |
SIGNALCIANJUR.COM– Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Kabupaten Cianjur menggelar event akbar bertajuk "Geger Bonsai di Tatar Pasundan", melalui pameran dan kontes nasional Bonsai dan Suiseki Bupati Cup 2026, di Alun-Alun Masjid Agung, dan Pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Rabu (8/7/2026).
Saat dikonfirmasi langsung awak media, pelaksanaan pameran tersebut akan berlangsung mulai 4 hingga 14 Juli 2026.
Ketua penyelenggara pameran, Abah Ruskawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349 dan Hari Jadi Paguyuban Pasundan ke-113. Kegiatan terselenggara atas kerja sama PPBI Cabang Cianjur, Paguyuban Pasundan, dan Pemerintah Kabupaten Cianjur.
Menurut Abah Ruskawan, pameran tahun ini ditargetkan menjadi pameran nasional bergengsi dengan grade kelas bintang, kategori tertinggi dalam dunia bonsai Indonesia.
"Artinya untuk mencapai predikat tersebut, penyelenggara harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya menghadirkan sedikitnya 10 bonsai kelas bintang dan minimal 20 bonsai kelas utama," katanya.
"Kategori kelas bintang merupakan level paling bergengsi. Tidak semua daerah mampu menyelenggarakan pameran dengan standar tersebut.
Pihaknya juga menyampaikan merasa optimistis Cianjur dapat memenuhi persyaratan sehingga menjadi salah satu pameran bonsai nasional terbaik.
Masih diungkapkanp Abah Ruskawan, berbeda dengan pameran pada umumnya, rangkaian kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta bonsai dan suiseki pada 4–5 Juli, dilanjutkan penilaian oleh dewan juri pada 6–7 Juli.
"Nah! Selanjutnya, pada 9 Juli dilakukan pemasangan bendera penilaian sebagai penanda kualitas karya dipamerkan," ujar dia.
Pameran resmi dibuka pada 11 Juli 2026 setelah seluruh proses penjurian selesai. Pengunjung dapat menyaksikan langsung bonsai-bonsai terbaik dari berbagai daerah hingga penutupan pada 14 Juli.
Selain memperebutkan gelar juara di kelas Prospek, Pratama, Madya, Utama, dan Bintang, panitia juga memberikan penghargaan Juara Umum, Juara per Kelas, serta Juara berdasarkan jenis pohon terbaik.
Sementara itu, untuk menambah semarak acara, panitia menyiapkan berbagai hadiah, termasuk sebuah mobil listrik, dua sepeda motor, serta penghargaan khusus bagi peserta membawa koleksi bonsai terbanyak.
Abah Ruskawan berharap penyelenggaraan pameran nasional ini tidak hanya menjadi ajang prestasi bagi para pegiat bonsai.
"Namun juga mampu meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Cianjur," timpalnya.
Abah Ruskawan berharap masyarakat turut hadir dan menikmati pameran ini. Dan, kehadiran peserta dan pengunjung dari berbagai daerah diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi, mulai dari hotel, rumah makan hingga pelaku UMKM di Cianjur.
"Mohon doanya mudah-mudahan sukses dan lancar sesuai harapan," tandasnya. (Red/*)

