![]() |
| DPUTR Cianjur memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan bersih melalui kegiatan sosialisasi anti gratifikasi kepada seluruh pegawai. (Foto: Ist) |
SIGNALCIANJUR.COM– Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cianjur terus memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui kegiatan sosialisasi anti gratifikasi kepada seluruh pegawai.
Kepala DPUTR Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, menegaskan bahwa integritas merupakan pondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Gratifikasi bukan sekadar pemberian, tapi dapat menjadi awal terjadinya konflik kepentingan berpengaruh terhadap objektivitas pelayanan publik.
Karena itu, masih ditegaskan Eri, seluruh jajaran DPUTR harus berani menolak gratifikasi, melaporkan apabila menerima pemberian yang berpotensi melanggar aturan.
"Artinya senantiasa menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar Eri.
Ia menambahkan, DPUTR Kabupaten Cianjur berkomitmen membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan bebas dari praktik korupsi.
Kegiatan tersebut, bertujuan meningkatkan pemahaman aparatur mengenai bahaya gratifikasi yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan membuka peluang terjadinya praktik korupsi. Dengan pemahaman yang baik, setiap pegawai diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pelayanan publik berkualitas hanya dapat terwujud apabila seluruh aparatur bekerja berdasarkan aturan, etika, dan kepentingan masyarakat, ingin memastikan setiap pelayanan di DPUTR diberikan secara adil, transparan, tanpa adanya pengaruh kepentingan pribadi maupun pihak tertentu.
"Integritas adalah tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga," tegasnya.
Melalui sosialisasi ini, ia juga mengajak seluruh aparatur dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pencegahan korupsi dengan menerapkan prinsip tolak gratifikasi.
"Nah! Laporkan, dan jaga integritas demi terwujudnya pemerintahan bersih dan pelayanan publik yang semakin baik," tutup Eri. (Red/*)
