Notification

×

Iklan

Iklan

Aktivis Cianjur Sebut Warga Korban Gempa Dikucilkan, Bupatii - Wakil Bupati Sibuk Karnaval

5/08/2026 | Mei 08, 2026 WIB Last Updated 2026-05-07T20:25:53Z


Aktivis Cianjur soroti soal helaran budaya karnaval di Cianjur. (Foto: SignalCianjur)


SIGNALCIANJUR.COM– Tragedi pasca gempa bumi , Senin, 21 November 2022 pukul 13.21 WIB meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Kabupaten Cianjur.

Hal tersebut diungkapkan aktivis Kabupaten Cianjur, Adi Saputra alias Kang Otong, kepada awak media melalui keterangan tertulisnya, Kamis (8/5/2026).

Masih ujarnya, pasca gempa berkekuatan 5,6 magnitudo dengan pusat gempa di Kecamatan Cugenang tersebut mengakibatkan kerusakan besar dan korban jiwa yang tidak sedikit.

Berdasarkan data yang beredar, tercatat sebanyak 318 orang meninggal dunia, sementara korban luka mencapai 7.729 orang, terdiri dari 595 luka berat dan 7.134 luka ringan. 

"Nah! Ada sebagian besar korban merupakan anak-anak karena peristiwa terjadi saat jam kegiatan belajar mengajar masih berlangsung di sekolah," tegas Kang Otong..

Pasca bencana besar tersebut, ia juga menyampaikan masyarakat berharap pemerintah daerah, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, dapat lebih fokus terhadap pemulihan dan penanganan korban gempa.

Lebih dari itu ia juga mengatakan pemulihan yang dimaksud bukan hanya pembangunan rumah dan fasilitas umum.

Tapi juga pemulihan ekonomi masyarakat serta pendampingan mental bagi keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya akibat bencana tersebut," ujar Kang Otong.

Namun, hal sama diungkapkan dia, sangat disayangkan, di tengah masih banyaknya persoalan yang dirasakan warga korban gempa, pemerintah daerah justru dinilai lebih sibuk menggelar kegiatan seremonial seperti acara karnaval. 

"Hal ini menimbulkan kekecewaan dan rasa tidak diperhatikan di tengah masyarakat yang hingga kini masih berjuang memulihkan kehidupan mereka," jelas Adi.

Sementara itu, kini masyarakat berharap pemerintah daerah dapat menunjukkan empati dan keberpihakan nyata kepada para korban dengan mengutamakan program pemulihan pascabencana secara menyeluruh dan berkelanjutan.


P.emerintah seharusnya hadir untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan hak hidup yang layak, baik dari sisi tempat tinggal, kesehatan, pendidikan, ekonomi, maupun kondisi psikologis mereka.

"Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal proses pemulihan korban gempa Cianjur agar berjalan secara adil, transparan, dan berpihak kepada masyarakat yang terdampak," tandasnya. 

Terpisah, namun sayangnya saat dikonfirmasi langsung awak media di sela rampung acara ada acara penyelenggaraan karnaval, tapi susah untuk dihubungi atau diwawancarai awak media karen dibatasi pihak para oknum petugas keamanan di Pendopo Pemkab Cianjur. (Ded/*)
×
Berita Terbaru Update