Notification

×

Iklan

Iklan

Klarifikasi Dinas PUTR Kabupaten Cianjur Terkait Pemberitaan Biaya Konstruksi Jalan, Begini Penjelasannya

4/14/2026 | April 14, 2026 WIB Last Updated 2026-04-14T06:19:11Z
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar. (Foto: SignalCianjur)

SIGNALCIANJUR- Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar terkait perbandingan biaya konstruksi jalan beton per kilometer, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur perlu memberikan klarifikasi agar informasi yang diterima masyarakat tetap objektif dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cianjur
Eri Rihandiar, melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (14/4/2026).

"Perlu dipahami bahwa biaya konstruksi jalan beton tidak dapat disamaratakan begitu saja per kilometer tanpa mempertimbangkan berbagai variabel teknis yang memengaruhi," jelasnya.

Adapun faktor-faktor utama yang menentukan besaran biaya konstruksi antara lain, jenis lapis pondasi yang digunakan (Lean Concrete/LC atau Lapis Pondasi Agregat/LPA).

"Tingkat kerusakan jalan eksisting
Mutu beton (variasi fc 20 MPa hingga fc 30 MPa)," terang Kadis PUTR Kabupaten Cianjur.

Maaih ujarnya, lebar jalan beton (± 4–6 meter) panjang penanganan jalan
Tebal beton (± 20–27 cm).

Sambungannya, bangunan pelengkap jalan seperti gorong-gorong, jembatan, drainase, TPT, dan lainnya

"Pekerjaan cut and fill pada kondisi tebing lokasi pekerjaan yang memengaruhi harga material," ujar Eri.

Kombinasi penanganan (beton dan aspal pada segmen tertentu) nilai penawaran dari kontraktor dalam proses pengadaan barang/jasa (PBJ). Alokasi anggaran yang juga mencakup pekerjaan lain seperti jalan desa dan TPT. 

"Sehingga tidak seluruhnya masuk dalam capaian panjang kemantapan jalan kabupaten," tegas dia.

Waktu pelaksanaan PBJ, hal sama diungkapkan dia, khususnya sebelum atau sesudah kenaikan harga material akibat penutupan sejumlah galian C pada tahun 2025.

Selain itu, masih dikatakan dia, perlu ditegaskan bahwa penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dilakukan berdasarkan survei harga lapangan dan memiliki masa berlaku terbatas, yaitu sekitar satu bulan.

"Maka karena itu, dinamika harga material sangat memengaruhi nilai akhir pekerjaan," ujar dia.

Dengan mempertimbangkan berbagai variabel tersebut, perbandingan biaya per kilometer hanya dapat dilakukan secara valid apabila seluruh parameter teknisnya setara. Tanpa kesamaan variabel, perbandingan tersebut berpotensi menghasilkan kesimpulan yang tidak tepat.

Dinas PUTR Kabupaten Cianjur mengimbau kepada semua pihak untuk menyikapi informasi secara bijak dan komprehensif, serta tidak menarik kesimpulan parsial tanpa memahami aspek teknis yang mendasarinya.

"Demikian klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar," tutup Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cianjur. (Dedi/*)
×
Berita Terbaru Update