![]() |
| Petugas kebersihan lanjut usia (Lansia) warga Cianjur, Kholil mengakui belum terima insentif selama 4 bulan. (Foto: SignalCianjur) |
SIGNALCIANJUR.COM- Petugas Kebersihan lanjut usia (Lansia) di Cianjur Belum terima insentif selama 4 bulan.
Informasi diterima, diketahui seorang petugas kebersihan lanjut usia yaitu Kholil (84) dikabarkan belum menerima insentif selama kurang lebih empat bulan terakhir.
"Nah! Padahal, insentif yang biasa diterima sebesar Rp400.000 per bulan," aku dia kepada media, Sabtu (11/4/2026).
Masih ujarnya, hal tersebut menjadi salah satu penopang kebutuhan hidup sehari-hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pak Kholil bekerja sebagai tenaga kebersihan di lingkungan Ikatan Haji Cianjur yang berlokasi di Sadewata Asrama Haji.
"Nah! Namun hingga saat ini, hak insentifnya disebutb(diakui dia) belum dibayarkan," keluhnya terlihat sedih.
.
Kondisi ini, menimbulkan keprihatinan, mengingat usia Bapak Kholil yang telah lanjut serta kondisi ekonominya yang sedang mengalami kesulitan.
Ia berharap agar insentif yang tertunda dapat segera direalisasikan.
Pemerhati sosial dan kemanusiaan, Supriyanto, menyampaikan harapannya agar pihak terkait, khususnya pengurus Ikatan Haji Cianjur, dapat segera memberikan perhatian dan menindaklanjuti persoalan tersebut
Terpisah, Pemerhati Sosial dan Kemanusiaan, Kabupaten Cianjur, Suprianto mengatakan sekaligus berharap ada perhatian serius dari pihak terkait agar hak beliau dapat segera dibayarkan.
Masih ujarnya, ia juga menyampaikan hal ini menyangkut kemanusiaan dan kepedulian terhadap lansia yang masih bekerja.
Selain itu, masyarakat yang memiliki akses komunikasi dengan pihak terkait juga diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi ini.
"Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sosial," ujar Supriyanto.
Kasus ini, menambahkan menjadi pengingat pentingnya perlindungan dan perhatian terhadap para pekerja lansia.
'm"Ya! Terutama khususnya yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas di Cianjur," pungkas dia.
Namun, sayangnya saat dikonfirmasi langsung awak media melalui via WhatsApp (WA) pihak yang terkait masih belum dapat memberikan keterangan atau penjelasan, meskipun beberapa dihubungi. (Red/*)



