Notification

×

Iklan

Iklan

Pasca Bencana! Balasan Rumah Warga Terdamoak, Angin Beliung "Ngamuk" Terjang Haurwangi

4/14/2026 | April 14, 2026 WIB Last Updated 2026-04-14T12:27:52Z
Pasca bencana alam angin kencang melanda disertai hujan deras dan petir, Haurwangi, Cianjur. (Foto: Istimewa)

SIGNALCIANJUR— Pasca bencana alam angin kencang melanda disertai hujan deras dan petir wilayah Kecamatan Haurwangi, Kabupaten, Jawa Barat, pukul 17.00 WIB, Sabtu (11/4/2026) lalu.

Informasi diterima warga setempat, peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada ratusan rumah warga serta menumbangkan sejumlah pohon berukuran besar.

Data sementara mencatat sebanyak 140 unit rumah terdampak. Dari jumlah tersebut, 17 rumah dilaporkan mengalami kerusakan total, sementara sisanya mengalami kerusakan dengan kategori berat hingga ringan.

Selain itu, sedikitnya 11 pohon besar tumbang dan sempat mengganggu akses di beberapa titik.

Terpisah, Camat Haurwangi, Yadi Supriyadi, menyampaikan bahwa pihak kecamatan segera melakukan respons cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. 

"Nah! Petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Lalu besok harinya pada Minggu 14 April 2026 terjun ke lapangan atau lokasi.

Penanganan dilanjutkan dengan melibatkan tim gabungan dari BPBD, Damkar, PMI, Retana, serta komunitas relawan untuk membantu proses evakuasi dan pendataan.

Wilayah yang terdampak meliputi beberapa desa, antara lain Ramasari, Sukatani, Kertasari, Cihea, dan Haurwangi. 

Namun, Yadi juga menyampaikan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan yang masih berlangsung dari desa-desa lainnya, tidak hanya rumah warga, sejumlah fasilitas umum seperti masjid dan pondok pesantren juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin.

"Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp600 juta," jelas dia.

Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem susulan.

Camat Haurwangi menambahkan pristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

"Ya! Khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu," tandasnya.

Terpisah, Jajat (40) warga setempat yang terdampak membenarkan bahwa angin kencang datang bersamaan dengan hujan deras

"Saat itu kejadian serupa sebelumnya juga pernah terjadi di wilayah tersebut," ujarnya, singkat. (Red/*)

×
Berita Terbaru Update