![]() |
| Plt Kabid Disdik Kabupaten Cianjur, saat diwawancarai wartawan. (Foto: SignalCianjur) |
SIGNALCIANJUR— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur melalui Dinas Pendidikan terus memastikan pemulihan sarana pendidikan pasca gempa tahun 2022 berjalan optimal dan merata, khususnya pada jenjang SMP serta diperluas ke SD dan PAUD.
Hal tersebut dijelaskan Plt Kabid SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ifan Sopandi, saat dikonfirmasi langsung di meja kerjanya, Selasa 28/4/2016).(13/4//2026).
"Bahwa sekolah-sekolah dengan kategori kerusakan berat telah sepenuhnya ditangani oleh Kementerian PUPR," katanya.
Irfan juga menyampaikan soal penanganan tersebut difokuskan pada wilayah terdampak paling parah yang berada di sekitar pusat gempa, seperti Kecamatan Cugenang, Cianjur Kota, dan Warungkondang.
“Seluruh sekolah dengan kerusakan berat di wilayah prioritas sudah diintervensi dan ditangani dengan baik, baik oleh PUPR maupun melalui dukungan dari Pemerintah Provinsi,” jelasnya.
Selain itu, hal sama diungkapkan dia, sekolah yang mengalami kerusakan sedang hingga ringan dan belum terakomodasi oleh bantuan pusat maupun provinsi.
"Kini ditangani melalui pendanaan daerah yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU)," terang Plt Kabid SMP Disdik Cianjur.
Langkah ini, masih ujarnya, dilakukan untuk memastikan seluruh satuan pendidikan dapat kembali beroperasi secara aman dan nyaman.
Lebih lanjut, Irfan menjelaskan bahwa tantangan di Kabupaten Cianjur tidak hanya gempa bumi,
Namun, lebih lanjut ia mengatakan juga bencana pergeseran tanah yang banyak terjadi di wilayah selatan, seperti Kecamatan Takokak, Kadupandak, dan Leles.
“Pemerintah daerah terus melakukan pendataan dan penanganan terhadap sekolah-sekolah yang terdampak pergeseran tanah sejak tahun 2024 hingga 2025," kata Irfan.
Sambungnya, sebagian sudah mendapatkan bantuan dari DAU, dan saat ini juga terdapat dukungan dari pemerintah pusat,” tambahnya.
Plt Kabid SMP Diskdik Kabupaten Cianjur yang mewakili kepala dinas (Kadis) ini menambahkan dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Cianjur optimistis seluruh sarana pendidikan yang terdampak bencana dapat segera pulih.
"Artinya kembali mendukung proses belajar mengajar secara maksimal," pungkasnya. (Red)



