![]() |
| Warga Kelurahan Sawahgede, Cianjur alami luka bakar kebocoran gas elpiji 3 kilogram. (Foto: SignalCianjur) |
SIGNALCIANJUR – Seorang warga Gg Bhakti I, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, mengalami luka bakar serius akibat kebocoran gas elpiji 3 kilogram sekitar pukul 16.30 WIB, Senin (23/2/2026).
Diketahui, Rumanah (60) istri dari Arom (65), dari empat yang alami luka bakar. Insiden terjadi di kediaman korban dan menyebabkan luka bakar berat 100 persen yang memerlukan penanganan medis intensif, harus dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kelurahan Sawahgede, Yadi Jebak, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut.
"Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa Ibu Rumanah. Semoga beliau diberikan kekuatan dan kesembuhan," ujarnya.
Korban sempat mendapatkan penanganan awal di RSUD Cianjur. Namun, mengingat kondisi luka bakar yang cukup berat dan membutuhkan fasilitas serta perawatan spesialis yang lebih lengkap, pasien kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
Berdasarkan keterangan medis, pasien membutuhkan penanganan segera dan intensif guna menyelamatkan nyawanya.
Pihak keluarga telah mengikuti seluruh prosedur rujukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Biaya perawatan korban ditanggung melalui program BPJS Kesehatan, sehingga keluarga tidak terbebani secara finansial dalam proses pengobatan.
Yadi Jebak menambahkan bahwa pihaknya juga telah membuat berita acara terkait kronologi kejadian serta memastikan proses rujukan berjalan sesuai aturan.
"Agar lebih berhati-hati dalam penggunaan tabung gas elpiji, khususnya ukuran 3 kilogram yang umum digunakan rumah tangga," ajaknya.
Yadi Jebak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan doa dan dukungan kepada keluarga korban agar diberikan kekuatan serta korban dapat melalui masa perawatan dengan baik. Dan, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk selalu memastikan instalasi gas dalam kondisi aman.
"Upaya atau guna mencegah kejadian serupa terulang kembali," pungkasnya. (Red/*)



