![]() |
| Kapolres Cianjur AKBP Alexander. (Foto: Istimewa) |
SIGNALCIANJUR – Peristiwa kebakaran akibat kebocoran tabung gas Elpiji 3 kilogram (gas melon) mengakibatkan empat warga mengalami luka bakar.
Menanggapi pasca insiden tersebut, Kapolres Cianjur AKBP Alexander menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan gas bersubsidi.
"Nah! Peristiwa terjadi di wilayah Cianjur," katanya saat dikonfirmasi langsung, Kamis (26/2/1016) sore hari.
Menurut AKBP Alexander, insiden kebakaran akibat kebocoran Elpiji 3 kilogram masih kerap terjadi, terutama di rumah-rumah dengan ventilasi terbatas.
"Gas yang bocor dapat terakumulasi di dalam ruangan dan sangat mudah tersulut percikan api maupun aliran listrik," jelasnya.
Masih diungkapkan dia, peristiwa itu menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama," ungkapnya.
Secara bergilir, ia juga membenarkan Forum Komunikasi Pemerintah Kecamatan (Forkopimcam) turun tangan responsif salurkan bantuan berkomitmen meningkatkan sosialisasi keselamatan penggunaan Elpiji demi melindungi warga.
Ia menegaskan bahwa masyarakat harus memahami cara penggunaan tabung gas yang benar serta mengenali tanda-tanda kebocoran sejak dini.
Bahkan, pemerintah kecamatan juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membantu para korban. Bantuan awal telah disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).
Selain itu, bantuan lanjutan tengah diusulkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Cianjur serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
AKBP Alexander imbauan keselamatan penggunaan Elpiji 3 kilogram sekaligus
Camat Cianjur mengingatkan masyarakat, memastikan regulator terpasang dengan benar dan terkunci sempurna.
"Selalu memeriksa kondisi selang dan karet pengaman secara berkala.
Mengganti selang atau regulator sudah tidak layak pakai," terang Kapolres Cianjur.
I juga menyediakan ventilasi udara yang cukup di area dapur, tidak menyalakan api atau listrik saat tercium bau gas.
"Segera membuka pintu dan jendela jika terindikasi kebocoran," ujar Kapolres Cianjur.
Ia juga mengajak seluruh ketua RT/RW dan tokoh masyarakat agar aktif mengedukasi warga mengenai penggunaan Elpiji yang aman.
Bahkan, terakhir, ia menambahkan kunjungan untuk berkolaborasi
agai bentuk respons cepat.
Aip Saripudin turut mengunjungi rumah korban luka bakar di Gang Bhakti I, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur kota, belum lama ini.
"Pencegahan adalah kunci agar kejadian serupa tidak terulang kembali yang meninpa masyarakat," tandasnya Kapoles Cianjur. (Red/*)
############
Kapolres Cianjur AKBP Alexander. (Foto: Istirahat)



