![]() |
| Kantor Dinkes Kabupaten Cianjur. (Foto: Rohendi/SignalCianjur) |
SIGNALCIANJUR– Hingga September 2025, UHC Prioritas Kabupaten Cianjur telah berjalan lebih dari enam bulan, capaian peserta meningkat signifikan, dari sebelumnya sekitar 400 ribu jiwa kini menjadi 800 ribu peserta.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Hendra Hendrawan menyampaikan bahwa peningkatan tersebut menunjukkan semakin luasnya jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
"Per September 2025, Kabupaten Cianjur sudah masuk UHC Prioritas. Peserta yang sebelumnya sekitar 400 ribu orang kini meningkat dua kali lipat menjadi 800 ribu peserta," ujarnya.
Ia menjelaskan, masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan tidak perlu lagi khawatir mengenai biaya. Dengan UHC Prioritas, kepesertaan BPJS Kesehatan dapat langsung aktif dalam satu hari.
"Nah! Itu tanpa harus menunggu 14 hari seperti sebelumnya, selama data kependudukan telah valid dan terhubung secara daring," terang Hendra.
Masih diungkapkan dia, apabila masyarakat sakit, harus segera ditangani tidak perlu memikirkan biaya dan untuk masyarakat masuk kelompok desil 1 hingga 5.
"Nah! Jelasnya layanan UHC prioritas dapat langsung diakomodir," kata Hendra.
Sementara itu, bagi warga yang berada di luar desil tersebut namun benar-benar tidak mampu, tetap dapat difasilitasi melalui Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dari desa dan kecamatan menerangkan kondisi ketidakmampuan secara nyata.
Informasi penting untuk warga Cianjur, adapun persyaratan administrasi UHC prioritas diantaranya meliputi, yaitu
NIK KTP-el dan Kartu Keluarga (KK) barcode Surat Keterangan Miskin (SKM),
Surat SPTJM DT'sen dan non-DT'sen (desil 1–5)
Kemudian, Surat Keterangan Dirawat (SKD) atau rujukan, bila terdapat persyaratan belum lengkap, tetap dapat diproses sepengetahuan dan pengesahan dari pihak desa dan kecamatan.
Program UHC prioritas ini mengusung tema "Meningkatkan Akses Kesehatan Masyarakat Cianjur Melalui UHC Prioritas", dengan tujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas, mengurangi beban biaya kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan.
Selain itu, ia menyampaikan juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Cianjur secara menyeluruh.
"Bertujuan untuk meningkatkan akses kesehatan masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu," terang Hendra.
Ia berharap UHC prioritas dapat terus meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.
"Kami berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh warga Cianjur," jelas Hendra.
Hendra menambahkan pihaknya komitmen konsisten pemerintah daerah, khususnya pak bupati dan seluruh pimpinan daerah, dalam menangani pelayanan kesehatan masyarakat.
"Alhamdulillah, kita terus berkomitmen pelayanan kesehatan. Setiap tahun, anggaran UHC prioritas terus digenjot dan difokuskan," tutupnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. (Red)



