Notification

×

Iklan

Iklan

Ditetapkan PPKM Darurat, Bupati Cianjur: Kita Harus Disiplin Agar Covid-19 Segera Berkahir

7/12/2021 | 18:15 WIB Last Updated 2021-07-12T11:19:08Z
Sambutan saat HJC ke-344, di Pendopo Pemkab Cianjur, Bupati Cianjur H. Herman Suherman. (Foto: Red/ SignalCianjur)




SIGNALCIANJUR.COM- Kondisi di masa pandemi Covid-19 saat ini mengharuskan semuanya dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan, sangat ketat. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Cianjur H. Herman Suherman, saat acara Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-354 di Pendopo Pemkab Cianjur, Senin (12/7)2021).

"Memohon doa dari semua masyarakat agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir," katanya.

Dia mengajak, hal itu butuh kerja sama dari semua pihak. Terutama masyarakat, agar selalu mematuhi aturan protokol kesehatan, apalagi selama diterapkannya PPKM darurat.

"Nah, kita harus disiplin setiap hari," pinta Bupati Cianjur.

Sementara, ada kado istimewa bersamaan HJC tahun ini. Hasil evaluasi pemerintah pusat dan Pemprov Jabar, selama PPKM darurat, Kabupaten Cianjur dinilai cukup berhasil menekan mobilitas masyarakat. Mobilitas masyarakat Cianjur selama PPKM darurat berada pada zona kuning. 

"Ini cukup luar biasa karena mengindikasikan PPKM darurat yang kita laksanakan bisa menekan mobilitas masyarakat," ujar Herman.

Tapi, Bupati Cianjur ini kembali mengingatkan, agar masyarakat maupun elemen pemerintahan tak berleha-leha dengan penilaian hasil evaluasi itu. Sebab, covid-19 masih ada dan masih menjadi ancaman. Terpenting saat ini, disiplin terapkan protokol kesehatan.

Masih ujarnya, bila semua solid, pemerintah maupun masyarakat, tidak menutup kemungkinan kita akan kembali berada pada zona hijau. 

"Masyarakat sehat dan perekonomian kembali pulih," harapan Herman.

Hari ini tepat 12 Juli 2021, tuturnya, Kabupaten Cianjur memasuki usia ke 344. Namun peringati hari jadi ini di tengah situasi dan kondisi masih terjadinya pandemi Covid-19. 

Terakhir, Herman menambahkan, karena situasi dan kondisi serbadarurat, upacara HJC ke-344 pun digelar dengan virtual, di Pendopo Cianjur hanya dihadiri kurang dari 20 orang termasuk di antaranya unsur Forkopimda.

"Selebihnya kita laksanakan secara virtual diikuti perangkat daerah, camat, kepala desa, maupun lurah," tutup Bupati Cianjur. (Red)
×
Berita Terbaru Update