Notification

×

Iklan

Iklan

Bertaruh Nyawa, Warga Empat Kecamatan di Cianjur Selatan Sebrangi Sungai Naik Perahu Rakit

7/11/2021 | 22:03 WIB Last Updated 2021-07-11T15:14:43Z
Sungai Ciujung lokasi di Sukaluyu Cikadu, Cianjur, lintasan empat kecamatan perlu dibangun jembatan, di Cianjur Selatan (Cisel). (Desi Amelia Putri/ SignalCianjur)



SIGNALCIANJUR.COM- Miris, beginilah kondisi sungai Ciujung merupakan akses jalan induk bagi aktifitas warga pedalaman Cianjur Selatan (Cisel), di Kampung Padawaras, Desa Sukaluyu Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, Minggu (11/7/2021).

Ketua RT setempat Uho membenarkan, jalur ini selain warga Cikadu penghubung Kecamatan Cidaun, Naringgul dan Kecamatan Sindangbarang, yang saat ini masih akses lalulalang warga melintas setiap hari.

"Ya, beginilah kondisi masih mempergunakan fasilitas perahu rakit yang terbuat dari bambu," bilangnya.

Ia menuturkan, perahu bisa dikatakan memfasilitasi sebagai jembatan hasil inisiatif salah satu warga sini. Dan, 
betul akses jalan tersebut dari awal semenjak ingat sampai sekarang tahun 2021, masih belum ada solusi untuk adanya pembangunan jembatan.

"Karena terkait lokasi kali atau sungai sangat luas dan panjang," ujar Ketua RT Desa Sukaluyu.

Masih ujar Uho, sekalipun debit air di musim kemarau masih tetap mengunakan fasilitas rakit, dan apabila musim hujan maka tidak bisa dilalui. Sehingga ambil jalan jalur Cikadu dengan sangat jauh ditempuh jaraknya.

"Saya merasa dan ini menjadi keluhaan warga. Hal ini mengandung arti bahwa setiap kebijakan pihak pemerintah yang akan diambil berkaitan dengan pembangunan harus tertuju pada pembangunan yang merata," bilang Ketua RT setempat.

Terakhir Uho menambahkan, Ketua RT prioritas diselenggarakan untuk kepentingan masyarakat. Agar hasil pembangunan tersebut benar-benar dapat dirasakan, sehingga pada akhirnya dapat berdampak kepada perbaikan dan peningkatan tarap ekonomi.

"Ya, berharap apabila dibangun jembatan maka akses perekonomian, pendidikan masyarakat sini tentu akan semakin mudah serta bisa membawa kemajuan bagi semua aktifitas," pungkasnya.


Sementara itu, Heri (38) warga setempat mengatakan, dirinya membantu masyarakat ikhlas dan tidak ada niatan apa-apa. Dan, hal tersebut dengan tujuan niatan ibadah guna mempasilitasi bantu warga melintas.

"Ya, baik dari kalangan anak-anak sekolah juga warga sekitar. Itu setiap siang maupun malam kang," akunya.

Dia memaparkan, selain membantu memfasilitasi warga yang melintas maka sering menerima imbalan dari yang melintas sebagai jasa pengguna perahu rakit, dengan memberi uang jasa tanpa dikenakan tarif (harga).

"Saya tidak tarif harga seikhlasnya saja siapa yang mau ngasih, dan berharap pemerintah melalui dinas terkait bisa memperhatikan serius, sehingga bisa membangun jembatan secara permanen," ujar dan singkat Heri. (Mey)
×
Berita Terbaru Update