![]() |
| Kebakaran di gudang Pasar Subterminal Agribisnis (STA) milik Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan di Jalan Raya Cigombong, Desa Ciherang, Pacet, Cianjur. (Foto: Damkar Cianjur) |
SIGNALCIANJUR.COM– Kebakaran melanda gudang Pasar Subterminal Agribisnis (STA) milik Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan di Jalan Raya Cigombong No. 71, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Senin (12/10/2026).
Informasi diterima, berdasarkan laporan assessment kejadian kebakaran, luas bangunan gudang tersebut mencapai sekitar 200 meter persegi. Dari total luas itu, sekitar 50 meter persegi terdampak kebakaran, sedangkan 150 meter persegi lainnya berhasil diselamatkan.
Petugas Damkar Kabupaten Cianjur, Rudi mengatakan perkiraan kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai Rp796.180.000. Dalam laporan petugas, tidak terdapat korban jiwa.
"Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik. Namun, penyebab pasti kejadian masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang," katanya, saat dikonfirmasi langsung.
Masih ujarnya, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur menerima laporan kejadian pada pukul 12.25 WIB dan tiba di lokasi delapan menit kemudian, yakni pukul 12.33 WIB.
"Lokasi kebakaran berjarak sekitar 5,5 kilometer dari pos petugas," terang Rudi.
Sementara itu, proses penanggulangan berlangsung sekitar tiga jam dengan melibatkan personel Damkar dari beberapa regu, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), TNI-Polri, Destana, serta unsur terkait lainnya.
Penanganan tersebut, dikerahkan satu unit kendaraan pemadam dari Cipanas dan satu unit kendaraan dari WMK Cianjur. Laporan juga mencatat adanya kendala teknis berupa gangguan kopling pada unit WMK 3 Cipanas.
Pihak Damkar Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik.
"Masyarakat diharapkan memeriksa kondisi kabel, stopkontak, dan peralatan listrik secara berkala serta menghindari penggunaan instalasi yang rusak atau melebihi kapasitas," kata Rudi, petugas Damkar Kabupaten Cianjur, Senin (12/10/2026) kemarin.
Petugas juga mengingatkan pengelola gudang, pasar, dan bangunan usaha agar memastikan sarana keselamatan kebakaran tersedia dan dapat digunakan sewaktu-waktu dalam kondisi darurat.
Rudi menambahkan kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik dan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran.
"Hal tersebut guna meminimalkan risiko kerugian serta melindungi keselamatan masyarakat," pungkasnya. (Red/*)

