Notification

×

Iklan

Iklan

Anggaran Disdikpora Cianjur Rp1,7 Triliun, Aktivis Soroti Transparansi

10/09/2026 | Oktober 09, 2026 WIB Last Updated 2026-10-08T18:16:24Z



Kantor Disdikpora Kabupaten Cianjur. (Foto: SignalCianjur)

SIGNALCIANJUR.COM— Besarnya anggaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur menjadi sorotan aktivis Cianjur, Rudi Agan. 

Ia menilai, pengelolaan anggaran pendidikan yang mencapai triliunan rupiah perlu mendapat pengawasan ketat agar penggunaannya transparan, akuntabel, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berdasarkan data APBD Tahun Anggaran 2025, Disdikpora Kabupaten Cianjur tercatat memiliki pagu anggaran sebesar Rp1.702.581.155.312,78 atau sekitar Rp1,7 triliun. Anggaran tersebut disebut mengalami kenaikan sekitar 2,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Terutama berkaitan dengan alokasi tunjangan pegawai dan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)," tegasnya, Kamis (8/10/2026).


Besarnya anggaran tersebut menjadi perhatian publik, mengingat sektor pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, keterbukaan informasi mengenai perencanaan, pelaksanaan, hingga realisasi anggaran dinilai penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan sesuai peruntukannya.

Aktivis Cianjur, Rudi Agan, menyoroti perlunya pengawasan yang lebih optimal terhadap penggunaan anggaran Disdikpora. Transparansi secara berkala, termasuk penyampaian informasi realisasi anggaran yang mudah diakses masyarakat.

"Artinya menjadi salah satu langkah untuk memperkuat akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan," ujar Rudi Agan.

Pengawasan tersebut, masih ujarnya, juga diperlukan untuk memastikan anggaran tidak hanya terserap secara administratif, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran, sarana dan prasarana sekolah, kesejahteraan tenaga pendidik.

"Nah! Serta pemerataan layanan pendidikan di Kabupaten Cianjur," terang Rudi Agan.

Hal sama disampaikan Rudi, masyarakat pun berhak mengetahui bagaimana anggaran pendidikan direncanakan dan direalisasikan, dengan tetap memperhatikan ketentuan keterbukaan informasi publik.

"Intinya perlindungan data yang dikecualikan," ucapnya.


Dengan besarnya anggaran yang dikelola, Disdikpora Cianjur diharapkan mampu memperkuat keterbukaan informasi dan pertanggungjawaban publik. Pengawasan yang melibatkan lembaga terkait, masyarakat sipil, serta aparat pengawas diharapkan dapat memastikan anggaran pendidikan benar-benar tepat sasaran.

Ia mengatakan pernyataan langsung Rudi Agan belum disertakan karena belum ada kutipan asli dari yang bersangkutan. 

"Naskah ini menggunakan bentuk pemberitaan tidak langsung agar tidak mengatasnamakan narasumber dengan pernyataan yang belum terverifikasi," tutup Agan.

Terpisah, Terpisah , namun sayangnya saat dikonfirmasi langsung awak media melalui via WhatsApp (WA) Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, masih belum alias memberikan penjelasan secara terperinci. Apalagi dihubungi melalui telepon, belum pernah njawab sama sekali (cuek/diabaikan).

Tapi, saat dikonfirmasi melalui SMS, terkirim alias telah sibaca vwntang6diq biru. (Rm/Ded/Red/*)
×
Berita Terbaru Update