Notification

×

Iklan

Iklan

Cianjur Dorong Ekonomi Sirkular, Sampah Dibidik Peluang Investasi

10/23/2026 | Oktober 23, 2026 WIB Last Updated 2026-10-23T04:39:04Z
Kantor DPMPTSP Kabupaten Cianjur. (Foto: Ist)

SIGNALCIANJUR.COM- – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mendorong pengembangan ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah berkelanjutan.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengubah persoalan sampah menjadi peluang ekonomi mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka ruang investasi di sektor lingkungan.

Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus menjadi perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan kebersihan lingkungan, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan daerah.

"Persoalan sampah tidak cukup diselesaikan melalui pengangkutan dan pembuangan," katanya, Jumat (23/10/2026).

Menurutnya, tapi perlu didukung inovasi serta keterlibatan berbagai pihak agar sampah dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

“Pengelolaan sampah harus kita dorong menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah," ujar Bupati Wahyu.

Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kabupaten Cianjur membuka peluang kolaborasi dengan pelaku usaha dan investor untuk mengembangkan teknologi pengolahan sampah, daur ulang, pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy), serta produk turunan memiliki nilai ekonomi.

"Pengembangan tersebut diharapkan dapat membangun sistem pengelolaan sampah terintegrasi, mulai dari pemilahan di tingkat masyarakat hingga pengolahan fasilitas yang memadai," tambahnya.

Ia mengatakan selain menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, masih disampaikan Bupati Wahyu, pengolahan sampah yang tepat juga berpotensi menciptakan nilai ekonomi.

"Bahkan membuka lapangan kerja, dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tutup Bupati Cianjur.

Diketahui, sampah tidak lagi dipandang semata-mata sebagai beban lingkungan, melainkan sebagai potensi yang dapat dikelola menjadi sumber manfaat ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur, Superi Rizal, menjelaskan bahwa sektor pengelolaan sampah memiliki peluang untuk dikembangkan melalui investasi yang didukung teknologi, inovasi, serta kemitraan antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

Menurutnya, ekonomi sirkular mendorong pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai guna sehingga volume sampah berakhir di tempat pemrosesan akhir dapat ditekan.

“Cianjur memiliki peluang untuk mengembangkan pengelolaan sampah sebagai sektor usaha yang produktif dan berkelanjutan," jelasnya.

Ia mendorong pelaku usaha dan investor untuk melihat potensi ini, baik dalam teknologi daur ulang, pengolahan sampah menjadi energi, maupun pengembangan produk bernilai tambah.

Superi Rizal juga berharap kemudahan pelayanan perizinan dan kepastian berusaha sesuai ketentuan yang berlaku.

"Sehingga peluang investasi dapat dikembangkan secara terarah, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat jangka panjang," kata Superi Rizal.

Meski demikian, pengembangan investasi pengelolaan sampah perlu disertai kajian kelayakan, kesiapan infrastruktur, pemenuhan persyaratan lingkungan, serta penerapan teknologi.

"Sesuai dengan karakteristik sampah dan kebutuhan daerah," ujarnya.

Melalui kolaborasi yang kuat, Kabupaten Cianjur diharapkan mampu mengembangkan ekonomi sirkular yang tidak hanya mendukung pengurangan sampah.

"Namun membuka peluang usaha baru, meningkatkan nilai tambah sumber daya, serta menciptakan lapangan kerja," pungkas Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur. (Red/*)




×
Berita Terbaru Update