Notification

×

Iklan

Iklan

DPMPTSP Sebut Investasi Cianjur Capai Rp1,33 Triliun hingga Triwulan II 2026

8/11/2026 | Agustus 11, 2026 WIB Last Updated 2026-08-11T12:47:31Z
Kantor DPMPTSP Kabupaten Cianjur. (Foto: Ist)

SIGNALCIANJUR.COM— Pemerintah Kabupaten Cianjur terus mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif, mudah, transparan, dan berdaya saing guna memperkuat pertumbuhan ekonomi serta membuka semakin banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Berdasarkan realisasi investasi hingga Triwulan II Tahun 2026, Kabupaten Cianjur telah mencatatkan investasi sebesar Rp1,33 triliun, atau mencapai 37,25 persen dari target investasi tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp3,58 triliun.

Dari total realisasi tersebut, ia juga menjelaskan Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi kontributor terbesar dengan nilai mencapai Rp1,09 triliun atau 81,96 persen. 

"Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) memberikan kontribusi sebesar Rp240,29 miliar atau 18,04 persen," terang Superi Rizal.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Cianjur masih memiliki daya tarik bagi investor, sekaligus menjadi modal penting dalam memperkuat perekonomian daerah.

Plt. Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur, Superi Rizal, mengatakan capaian investasi hingga Triwulan II merupakan perkembangan positif yang harus terus dijaga dan ditingkatkan.

“Realisasi investasi sebesar Rp1,33 triliun sampai Triwulan II merupakan capaian yang positif," katanya, kepada insan media, Selasa (/8/2026).

Hal sama diutarakan dia, ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap Kabupaten Cianjur masih cukup baik. 

"Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan perizinan yang mudah, cepat, transparan, dan sesuai ketentuan,” ujar Superi Rizal.

Menurutnya, pertumbuhan investasi tidak hanya berkaitan dengan nilai modal yang masuk ke daerah, tetapi juga diharapkan memberikan dampak langsung terhadap masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja.

"Intinya peningkatan aktivitas usaha, serta pertumbuhan ekonomi lokal," ujar Superi Rizal.

DPMPTSP Kabupaten Cianjur juga terus mendorong terciptanya kepastian dan kemudahan berusaha bagi investor, sekaligus memastikan investasi masuk dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap investasi yang terus tumbuh dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja, menggerakkan sektor usaha lokal, meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Nah! Akhirnya mempercepat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Cianjur,” tambahnya.

Ia menambahkan realisasi Rp1,33 triliun hingga pertengahan tahun, Pemkab Cianjur optimistis iklim investasi akan semakin berkembang dan mampu mendukung pencapaian target investasi sebesar Rp3,58 triliun sepanjang 2026.

"Investasi tumbuh, lapangan kerja bertambah, ekonomi Cianjur semakin kuat," pungkas Superi Rizal. (Red/*)
×
Berita Terbaru Update