Notification

×

Iklan

Iklan

Kembali! Truk Tangki BBM Pertamina Terbakar di Cianjur, Polisi Lakukan Evakuasi dan Pengamanan

7/06/2026 | Juli 06, 2026 WIB Last Updated 2026-07-06T13:29:43Z
Tangki Pertamina terbakar, kampas rem alami panas bikin panik masyarakat dan bikin macet. (Foto: SignalCianjur)

SIGNALCIANJUR.COM– Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur bersama unsur gabungan melakukan penanganan cepat terhadap peristiwa kebakaran melibatkan satu unit truk tangki BBM Pertamina di Kampung Cijoho, RT 01/RW 01, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin  (6/7/2026).

Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, kendaraan tangki melaju dari arah Padalarang menuju Cianjur.

"Nah! Sesampainya di lokasi kejadian, diduga kampas rem mengalami panas berlebih sehingga memicu percikan api yang kemudian menyebabkan kebakaran pada kendaraan tangki," tegasnya saat dikonfirmasi langsung awak media, Senin 

Diungkapkan dia, petugas gabungan langsung melakukan evakuasi, pengamanan lokasi, serta pengaturan arus lalu lintas.

"Hal tersebut guna menjamin keselamatan masyarakat dan mempercepat proses penanganan," ujar Ipda Ahmad Prio Gunawan.

Hingga saat ini, masih ujarnya, identitas pengemudi masih dalam proses pendataan dan identifikasi oleh petugas di lapangan. Berdasarkan keterangan awal, truk tangki tersebut mengangkut BBM jenis Pertalite.

"Tim keselamatan dari Pertamina juga telah berada di lokasi untuk mendukung proses penanganan dan memastikan kondisi aman," terang Ipda Prio.


Akibat kejadian tersebut, hal sama disampaikan dia, arus lalu lintas di jalur utama Cianjur sempat ditutup sejak sekitar pukul 14.45 WIB. Kendaraan roda empat dan lebih besar belum dapat melintas karena alasan keselamatan.

"Nah! Sementara kendaraan roda dua dapat melintas secara terbatas dengan pengaturan petugas di lapangan," ujarnya.

Polres Cianjur mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian demi keselamatan bersama serta memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan proses evakuasi dan penanganan secara maksimal.

"Kami mengharapkan kerja sama masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan menghindari area kejadian sampai situasi benar-benar dinyatakan aman," tutup Ipda Ahmad Prio Gunawan. (Red/*)
×
Berita Terbaru Update