Notification

×

Iklan

Iklan

Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Cipanas Cianjur Mengalami Perubahan, Daya Beli Masyarakat Masih Lesu

7/07/2026 | Juli 07, 2026 WIB Last Updated 2026-07-07T04:56:49Z
Aktivitas di UPTD Pasar Cipanas, Cianjur. (Foto: SignalCianjur)

SIGNALCIANJUR.COM– Berdasarkan hasil pemantauan di UPTD Pasar Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat terjadi perubahan harga pada beberapa komoditas hortikultura pada hari ini.

Informasi diterima, kenaikan harga tersebut terutama terjadi pada berbagai jenis cabai dan mentimun, sementara bawang merah Brebes mengalami penurunan harga.

Adapun perubahan harga komoditas diantaranya seperti cabe tanjung naik dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram, lalu cabe merah TW naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

"Nah! Sementara untuk harga cabe rawit merah naik dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram," kata Kepala UPTD Pasar Cipanas, Epra Haryono, saat dikonfirmasi wartawan Metropolitan.id, Selasa(7/7/2026)

Masih disampaikan dia, cabe rawit hijau naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Kemudian, mentimun naik dari Rp8.000 menjadi Rp14.000 per kilogram, sedangkan bawang merah Brebes turun dari Rp45.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

"Meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, kondisi pasokan di Pasar Cipanas masih relatif aman," ujar Epra.

Masih ujarnya, kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi. Namun demikian, aktivitas transaksi belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.

"Ya! Sebab daya beli masyarakat masih cenderung menurun," ucap Kepala UPTD Pasar Cipanas.

Epra juga mengatakan bahwa ketersediaan barang di pasar hingga saat ini tetap terjaga sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan kebutuhan pokok.

"Secara umum kondisi pasokan di Pasar Cipanas masih aman dan distribusi berjalan lancar," imbuhnya.


Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga mengikuti dinamika pasar, namun stok masih mencukupi menjadi perhatian saat ini adalah daya beli masyarakat masih menurun.

"Nah! Sehingga aktivitas transaksi belum seramai biasanya," tambahnya.

Epra menambahkan UPTD Pasar Cipanas akan terus melakukan pemantauan perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan.

"Hal ini guna memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat serta mendukung stabilitas pasar," pungkasnya. (Red/*)
×
Berita Terbaru Update