SIGNALCIANJUR— Menyikapi beredarnya video di media sosial, khususnya di TikTok, terkait penggunaan kendaraan MBG untuk mengantar pasien ke RSUD Sayang Cianjur, pihak Koperasi Shabiet Edlyn Jaya memberikan klarifikasi resmi kepada masyarakat.
Kuasa hukum Koperasi Shabiet Edlyn Jaya menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan tersebut terjadi dalam situasi darurat.
"Ya! Tujuan utama membantu warga yang membutuhkan penanganan medis segera," katanya kepada insan media, Senin (6/4/2026).
Namun demikian, masih ujarnya, koperasi juga menegaskan bahwa kendaraan MBG bukan diperuntukkan sebagai ambulans resmi, dan ke depan penggunaan fasilitas.
"Intinya akan lebih memperhatikan ketentuan serta prosedur yang berlaku," ucap Kang Aru.
Di sisi lain, kuasa hukum Asep Ruhyat atau yang dikenal sebagai Kang Aru menyampaikan apresiasi atas tindakan cepat dalam membantu masyarakat.
Ia menilai bahwa aspek kemanusiaan harus tetap menjadi prioritas, terutama dalam kondisi darurat yang membutuhkan respons segera.
"Nah! Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak akan keseimbangan antara kepatuhan terhadap aturan dan kepedulian sosial," tegasnya.
Koperasi Shabiet Edlyn Jaya menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Ia menambahkan masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi di media sosial serta mengedepankan nilai jiwa Pancasila.
"Artinya rasa gotong royong dan kepedulian terhadap sesama untuk peduli sosial," pungkasnya. (Red/*)




