Notification

×

Iklan

Iklan

Pasca Kebakaran Diduga Gudang di Sabandar Karangtengah, Ternyata Rumah Tempat Tinggal

3/26/2026 | Maret 26, 2026 WIB Last Updated 2026-03-26T11:40:48Z


Petugas gabungan cek lokasi kebakaran di tempat tinggal milik orang tua Erwin sebagai pengelola Indo Super Glosir Cianjur. (Foto: Istimewa)

SIGNALCIANJUR- Pasca peristiwa kebakaran yang beredar terkait insiden kebakaran di area Indo Super Glosir, Jalan Sabandar, Karangtengah, Kabupaten Cianjur, pihak manajemen klarifikasi resmi agar informasi diterima masyarakat menjadi lebih akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Diketahui, berdasarkan keterangan dari pihak pengelola sekaligus Direktur Indo Super Glosir, titik kebakaran bukan berasal dari gudang Indo Super Glosir, melainkan dari rumah tempat tinggal milik orang tua korban, Erwin, yang berada di area bersebelahan dengan gudang.

"Itu titik api berasal dari kulkas akibat korsleting dari aliran listrik," ujar Erwin, saa di konfirmasi di meja kerja, Kamis (26/3/2026).

Bahkan, kerugian paling ditaksir Rp30-50 juta, cukup rusak tidak terlalu besar dampaknya, yang telah sigap cepat dari Damkar Kabupaten Cianjur dibantu beberapa lembaga, dinas terkait lainnya.

"Ya! Termasuk pihak kepolisian ikut membantu juga evakuasi dan cek untuk pendataan," bilangnya.

Dijelaskan bahwa sumber api diduga berasal dari korsleting listrik pada kulkas yang berada di lantai dua rumah tersebut. 

Api kemudian membesar dan menyebabkan kebakaran yang terlihat dari area sekitar, sehingga sempat disangka berasal dari gudang.
Erwin juga menegaskan bahwa, perlu diluruskan, lokasi yang terbakar bukan gudang Indo Super Glosir

"Nah! Artinya itu melainkan rumah tempat tinggal orang tua kami. Kebetulan lagi pada kosong lagi ke Bandung," kelas Erwin, saat dikonfirmasi langsung awak media, Kamis (26/3/2026)

Masih ujarnya, memang lokasinya bersebelahan, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Pihak pengelola Indo Super Glosir menyayangkan adanya informasi yang belum terverifikasi yang terlanjur beredar luas.

Hal sama ia juga mengimbau untuk selalu menunggu keterangan resmi sebelum menyimpulkan suatu kejadian.

"Kami juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik di lingkungan tempat tinggal guna mencegah kejadian serupa," pinta Erwin.

Pihaknya juga menyampaikan, demikian klarifikasi ini disampaikan, atas perhatian dan pengertian masyarakat, mengucapkan terima kasih. 

Kalau sama usaha gak ada hubungannya, bukan pemilik juga cuman tinggal di situ saja. Jadi kaget, ada informasi seperti ini, perusahan kan (pemilik) banyak, jadi gak enak juga kalau ada informasi kesannya gudang ke bakar begitu.

"Padahal bukan gudang tapi rumah tempat tinggal orang tua," bilang Erwin.

Masih ujarnya, gudang memang sebelahnya tapi yang titik api berasal dari arus pendek listrik dari kulkas lantai 2, rumah tempat tinggal.

"Kalau gudang ada tapi sebelah kirinya. Tapi tidak terbakar,"nujar Erwin.

Ia menambahkan titik api bulan gudang tapi dari rumah tempat tinggal (orang tua) tinggal di situ. Jadi kan miliknya PT tidak enak juga.

"Artinya mau pertanggungjawaban ke pihak PT. Jadi gak ada hubungannya dengan gudang Indo Super Glosir," tutup Erwin. (Red/*)





×
Berita Terbaru Update