![]() |
| Korban pembegalan d Warungkondang, Cianjur. (Foto: Istimewa) |
SIGNALCIANJUR– Pasca kejadian tindak pidana pencurian dengan kekerasan (begal) di Kampung Mandu RT 04/08, Jalan Warungkondang - Tegallega, Kabupaten Cianjur lokasi reservoir milik PDAM, sekitar pukul 18.30 WIB, Minggu (1/3/2026) malam.
Diketahui, korban merupakan warga Pasirdengkeng, Desa Cisarandi. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban dibuntuti oleh dua orang pelaku sejak dari arah belakang sebelum akhirnya dipepet dan dijambret di lokasi kejadian.
Saat kejadian, Kepala Desa (Kades) menyampaikan keterangan diterima korban sempat melakukan perlawanan untuk menyelamatkan sepeda motor dan tas miliknya.
"Namun, pelaku mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis samurai serta pistol rakitan jenis softgun," katanya.
Masih diungkapkan dia, pelaku diketahui menggunakan sepeda motor Honda Beat tanpa dilengkapi lampu dan tanpa plat nomor polisi. Dalam peristiwa tersebut, korban dan sepeda motornya berhasil diselamatkan.
"Namun, tas pinggang korban yang berisi uang tunai kurang lebih Rp1.300.000 berhasil dibawa kabur oleh kedua pelaku," ujar Deni.
Masih ujarnya, tidak ada laporan korban mengalami luka serius dalam kejadian ini. Warga sekitar mengaku resah atas aksi kriminal tersebut dan berharap adanya peningkatan patroli.
"Ya! Khususnya di jalur sepi dan minim penerangan," kata Deni.
Pihak kepolisian setempat telah menerima laporan dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi dan memburu kedua pelaku.
Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku kejahatan jalanan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di lokasi rawan kejahatan, serta segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan. (Red/*)
Korban pembegal di Warungkondang, Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)



