![]() |
| Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, H. Ruhli Solehudin. (Foto: SignalCianjur) |
SIGNALCIANJUR- Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur menegaskan komitmennya untuk membuka dan menyelenggarakan program Sekolah Rakyat sebagai bentuk kolaborasi lintas perangkat daerah demi meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat.
Diketahui, sesuai dengan kesepakatan lokasi awal dan tempat yaitu di Kecamatan Campaka, dan Cibinong (dua lokasi). Tapi kemarin, ada informasi ada pergeseran ke daerah Kecamatan Cilaku.
Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, H. Ruhli Solehudin menyampaikan bahwa pelaksanaan Sekolah Rakyat akan berjalan sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan.
Ia juga menegaskan bahwa sinergi antar dinas menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.
Disdikpora Kabupaten Cianjur, masih ujarnya, sebagai pelaksana kegiatan belajar mengajar (KBM) di lapangan tentu akan menjalankan program ini sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami memastikan seluruh aspek akademik dan proses pembelajaran berada dalam koordinasi Dinas Pendidikan," kata Ruhli, saat dikonfirmasi langsung, Minggu (22/2/2026).
Secara kelembagaan, pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat berada di bawah kewenangan Dinas Sosial Kabupaten Cianjur sebagai leading sector, yang berada langsung di bawah koordinasi Bupati Cianjur.
Sementara itu, untuk dukungan tahun anggaran terkait penyediaan infrastruktur, pemerintah daerah melibatkan Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Cianjur (Disperkim) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Cianjur (PUTR). Kedua perangkat daerah (Dinas) terkait tersebut bertanggung jawab dalam memastikan kesiapan fasilitas fisik.
"Agar proses pendidikan dapat berjalan optimal," harap Ruhli.
Ia berharap kolaborasi yang solid antar perangkat daerah ini mampu mempercepat realisasi Sekolah Rakyat, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Nah! Khususnya dalam memperluas akses pendidikan yang berkualitas dan merata untuk kepentingan masyarakat," tutup Ruhli. (Red/*)



