![]() |
| Kepala Diskominfo Cianjur, Aris Hariyanto. (Foto: IST) |
SIGNALCIANJUR— Pemerintah Kabupaten Cianjur terus memperkuat kapasitas dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan perkotaan berbasis teknologi melalui pendekatan Kota Cerdas atau Smart City.
Hal tersebut ditunjukkan dengan keikutsertaan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto, dalam Rapat Pening kokatan Kapasitas Pemerintah Daerah dalam Penyelenggaraan Pengelolaan Perkotaan dengan Pendekatan Kota Cerdas (Smart City).
Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia tersebut berlangsung di Hotel Santika, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Keikutsertaan Cianjur menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang inovatif, efektif, terintegrasi dan memanfaatkan perkembangan teknologi.
Kepala Diskominfosan Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto, mengatakan pendekatan Smart City tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi dapat mendukung pelayanan publik agar lebih mudah, cepat, terintegrasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pengembangan Smart City harus diarahkan pada kebutuhan masyarakat.
"Teknologi menjadi sarana untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Aris.
Menurutnya, penguatan kapasitas pemerintah daerah menjadi langkah penting agar pemanfaatan teknologi dapat dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan. Sinergi antarperangkat daerah juga diperlukan agar berbagai layanan dan data pemerintahan dapat semakin terintegrasi.
“Harapannya, melalui penguatan kapasitas dan kolaborasi, Kabupaten Cianjur dapat terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin efektif, transparan dan responsif,” katanya.
Pemkab Cianjur berharap penerapan konsep Smart City dapat mendorong inovasi dalam pengelolaan pemerintahan sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah diakses dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Red/*)
