![]() |
| Para remaja untuk menambah ilmu agama, memperkuat keimanan. (Foto: Ist) |
SIGNALCIANJUR.COM– Kegiatan Kajian Remaja Episode 2 yang digelar Gen Muslim 26 menjadi salah satu upaya membangun generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan pergaulan di era modern.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur, KH. Drs. R. Abdul Rauf, mengatakan kegiatan tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga ruang bagi para remaja untuk menambah ilmu agama, memperkuat keimanan.
"Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif," katanya, Jumat (30/10/2026).
Pesan yang diangkat dalam kajian, masih disampaikan dia, menegaskan bahwa pemuda hebat bukanlah mereka yang bebas tanpa batas, melainkan generasi yang mampu mengendalikan diri, menjaga kehormatan, dan berpegang teguh pada nilai-nilai agama.
Ketua MUI Cianjur juga memaparkan dalam konteks pembinaan generasi muda, menekankan pentingnya pendidikan agama sebagai landasan pembentukan akhlak dan kepribadian.
"Pembinaan remaja perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui keluarga, lingkungan pendidikan, serta kegiatan keagamaan yang positif," jelasnya.
Sementara itu, Bendahara Umum MUI Kabupaten Cianjur, H. Yosep Umar mendorong dukungan berbagai pihak terhadap kegiatan pembinaan keagamaan bagi generasi muda. Kegiatan seperti kajian remaja dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi.
"Sekaligus menambah wawasan keislaman, dan menumbuhkan kepedulian sosial," katanya.
Menurutnya, pembinaan generasi muda juga membutuhkan pendekatan yang komunikatif dan sesuai dengan perkembangan zaman.
"Agar pesan-pesan keagamaan dapat dipahami serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ujar H. Yosep.
Melalui Kajian Remaja Episode 2, Gen Muslim 26 berharap semakin banyak anak muda yang tertarik mengikuti kegiatan positif, memperbaiki diri, dan menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam bersikap maupun bertindak.
"Kajian ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan untuk melahirkan generasi muda Cianjur yang beriman, berilmu, berakhlak baik, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," tandas H. Yosep. (Red/*)
.jpg)