SIGNALCIANJUR.COM— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur bergerak cepat menangani genangan dan banjir yang terjadi akibat tumpukan sampah menyumbat aliran selokan.
Kepala DLH Kabupaten Cianjur, Ahmad Mutawali, mengatakan penanganan tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap persoalan lingkungan yang dapat memicu genangan hingga banjir.
“Kami bersama PUTR langsung melakukan pembersihan ketika ditemukan adanya tumpukan sampah yang menghambat aliran air," katanya, Senin (28/9/2026).
Alhamdulillah, masih ujarnya, setelah ditangani, aliran kembali lancar dan kondisi lingkungan menjadi lebih bersih.
Menurutnya, upaya penanganan tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya penyumbatan saluran air.
Ahmad mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai, selokan, maupun saluran drainase.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan," ujarnya.
Sementara itu, tim gabungan turun langsung melakukan pembersihan sampah dan material yang menghambat aliran air. Setelah dilakukan penanganan, aliran air kembali normal dan lingkungan di sekitar lokasi menjadi lebih bersih.
Hal sama diungkapkan dia, jangan membuang sampah ke sungai atau selokan karena tumpukan sampah dapat menyumbat aliran air dan menjadi salah satu pemicu terjadinya genangan serta banjir,” katanya.
DLH Cianjur berharap budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan terus diperkuat, sehingga kebersihan saluran air dapat terjaga dan risiko banjir akibat penyumbatan sampah dapat diminimalkan.
“Mari kita jaga lingkungan bersama untuk mewujudkan Cianjur yang bersih, sehat, nyaman, dan bebas dari persoalan banjir akibat sampah,” tutup Ahmad. (Red/*)

