![]() |
| Kepala DPMPTSP Cianjur, Superi Rizal. (Foto: Ist) |
SIGNALCIANJUR — Pemerintah Kabupaten Cianjur terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan membuka peluang investasi di berbagai sektor strategis.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur, Superi Rizal mengatakan dengan dukungan posisi geografis yang dinilai potensial serta kekayaan sumber daya alam, Cianjur diarahkan menjadi daerah yang ramah investasi dan mampu berkembang secara berkelanjutan.
"Sedikitnya terdapat lima sektor prioritas yang ditawarkan kepada calon investor, yakni pariwisata, kesehatan, energi baru terbarukan (EBT), Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), serta pengelolaan sampah," jelasnya, Sabtu (26/9/2026).
Di sektor pariwisata, ia menyampaikan Pemkab Cianjur membuka peluang pengembangan destinasi wisata alam, budaya hingga ekowisata yang memiliki potensi.
"Artinya untuk dikembangkan dalam skala nasional maupun internasional," ujar Superi Rizal.
Masih ujarnya, sektor kesehatan diarahkan pada peningkatan infrastruktur serta fasilitas pelayanan medis modern dan inklusif.
"Adapun sektor EBT mencakup pemanfaatan potensi energi hidro, tenaga surya dan panas bumi sebagai sumber energi bersih untuk mendukung kebutuhan masa depan," kata Superi Rizal.
Hal sama dikatakan dia, peluang investasi juga terbuka dalam pembangunan SPAM yang terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat maupun sektor industri.
"Sedangkan di bidang pengelolaan sampah, pemerintah mendorong modernisasi sistem pengelolaan berbasis teknologi ramah lingkungan," papar
Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur, Superi Rizal, mengatakan pemerintah daerah terus berupaya menciptakan iklim investasi yang memberikan kemudahan dan kepastian bagi pelaku usaha.
Menurutnya, investasi tidak hanya diharapkan meningkatkan aktivitas ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah daerah terus berkomitmen memberikan kemudahan dalam proses perizinan, memberikan kepastian hukum.
"Menciptakan pelayanan yang semakin efektif bagi para investor,” ujar Superi Rizal.
Ia menambahkan, pengembangan investasi tetap diarahkan agar berjalan selaras dengan potensi daerah, kebutuhan masyarakat serta prinsip pembangunan yang berkelanjutan. (Red/*)

%20(2).jpeg)