![]() |
| Festival Anak Soleh Langkah Kecil Menuju Syurga di Kampung Warungkiara, RT3/9, Desa Sukamaju, Cianjur. (Foto: SignalCianjur) |
SIGNALCIANJUR.COM — Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Masjid Maryam Al-Ikhlas, dengan dukungan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), menggelar Panggung Festival Anak Soleh bertajuk “Langkah Kecil Menuju Syurga” di lingkungan Masjid Maryam Al-Ikhlas, Kampung Warungkiara, RT 03/RW 09, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, yang dikemas melalui berbagai kegiatan dan gerakan keagamaan bagi anak-anak dan generasi muda.
Wakil Ketua DKM Masjid Maryam Al-Ikhlas, Ustaz Asep Muhaemain, mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan yang digagas IRMA tersebut karena dapat menjadi sarana positif dalam membina generasi muda.
“Kami sangat mendukung Festival Anak Soleh ini. Selain memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81, kegiatan ini juga mengajak anak-anak mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif melalui gerakan keagamaan,” ujar Ustaz Asep.
Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk menanamkan nilai agama, akhlak, kebersamaan, serta rasa percaya diri kepada anak-anak sejak dini.
Ustad Asep juga berharap melalui langkah kecil ini anak-anak semakin mencintai masjid, agama, dan lingkungannya.
"Semoga tumbuh menjadi generasi yang soleh, berakhlak baik, berprestasi, serta bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ucapnya.
Festival tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat, kreativitas, keberanian, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman melalui berbagai perlombaan bernuansa religi.
Beragam penampilan ditampilkan, di antaranya tarian yang diiringi lantunan lagu Islami, ceramah atau Pildqvil, hafalan dan bacaan surat Al-Qur’an, serta berbagai perlombaan keagamaan lainnya.
Ia menambahkan panggung Festival Anak Soleh diharapkan dapat menjadi agenda positif yang terus dikembangkan, sekaligus mempererat kebersamaan antara anak-anak, orang tua, IRMA, DKM, dan masyarakat.
"Artinya dalam memaknai kemerdekaan melalui kegiatan keagamaan," tutup Ustad Asep. (Red/*)
