![]() |
| Aliansi Pemuda Cianjur Bergerak, Galih. (Foto: Ist) |
SIGNALCIANJUR.COM— Aliansi Pemuda Cianjur Bergerak menyoroti rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Hermina di kawasan Jalan KH. Abdullah Bin Nuh, Cianjur.
Mereka meminta pemerintah daerah memastikan rencana pembangunan tersebut sesuai tata ruang, memenuhi persyaratan lingkungan dan lalu lintas, serta tidak menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.
Ketua Pemuda Cianjur Bergerak, Galih, mengatakan pihaknya tidak menolak investasi maupun pembangunan fasilitas kesehatan.
Namun, pembangunan harus memperhatikan kepentingan masyarakat, terutama kondisi lalu lintas, akses ambulans, lingkungan, dan kesiapan infrastruktur di sekitar lokasi.
“Kami bukan menolak rumah sakit atau investasi.
Masih ujar Ketua Pemuda Cianjur Bergerak, Galih, pihaknya ingin memastikan pembangunan dilakukan di lokasi yang tepat, melalui proses yang transparan, sesuai aturan, dan tidak mengorbankan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, kawasan Jalan KH. Abdullah Bin Nuh merupakan salah satu jalur dengan aktivitas kendaraan dan masyarakat yang cukup tinggi.
"Karena itu, kajian mengenai dampak lalu lintas dan lingkungan dinilai penting sebelum pembangunan dilaksanakan," terangnya.
Selain persoalan lokasi pembangunan, Pemuda Cianjur Bergerak juga menyoroti kondisi akses jaminan kesehatan masyarakat, termasuk informasi mengenai perubahan kepesertaan BPJS PBI dan kebijakan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Cianjur.
Galih meminta pemerintah memberikan penjelasan terbuka mengenai kondisi kepesertaan masyarakat, jumlah warga yang terdampak, alasan perubahan kepesertaan, serta langkah yang dilakukan untuk memastikan warga kurang mampu tetap memperoleh pelayanan kesehatan.
Masih ujarnya, jangan sampai kita hanya berbicara mengenai pembangunan rumah sakit baru, sementara masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan justru mengalami kesulitan mendapatkan jaminan kesehatan.
"Pembangunan fasilitas kesehatan harus berjalan beriringan dengan perlindungan hak kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Pemuda Cianjur Bergerak juga mendorong Pemkab Cianjur melibatkan masyarakat, pemuda, akademisi dan pemangku kepentingan dalam proses kajian pembangunan.
"Mereka menegaskan akan mengawal persoalan tersebut secara kritis, damai, dan sesuai ketentuan hukum," jelasnya.
Ia menambahkan ingin Cianjur maju, investasinya berkembang, tetapi pembangunan harus tetap berpihak kepada keselamatan dan kepentingan masyarakat.
"Tata ruang harus dijaga dan akses kesehatan warga harus menjadi prioritas,” pungkas Galih. (Red/*)
