Notification

×

Iklan

Iklan

Dinkes Cianjur Imbau Warga Waspadai Dampak Kekeringan terhadap Kesehatan

8/05/2026 | Agustus 05, 2026 WIB Last Updated 2026-08-05T07:47:59Z
Dinkes Cianjur Imbau Warga Waspadai Dampak Kekeringan terhadap Kesehatan

METROPOLITAN– Musim kemarau yang menyebabkan kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Cianjur berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga kecukupan kebutuhan air.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr. I Made Setiawan, mengatakan meski belum ada data pasti mengenai dampak kesehatan akibat kekeringan, kondisi tersebut perlu diantisipasi sejak dini karena berisiko memicu berbagai penyakit.

"Secara umum, kekeringan dapat menyebabkan dehidrasi akibat tingginya penguapan, yang ditandai dengan rasa lemas, sakit kepala, hingga kram otot. Selain itu, kualitas air yang menurun juga berpotensi meningkatkan kasus penyakit infeksi saluran cerna, terutama jika sanitasi lingkungan kurang baik," ujar dr. I Made Setiawan, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, musim kemarau juga dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akibat debu, menurunkan daya tahan tubuh, serta memicu penyakit kulit karena terbatasnya ketersediaan air bersih.
Untuk mengurangi risiko tersebut, masyarakat diminta memastikan ketersediaan air bersih tetap terjaga, memperbanyak konsumsi air putih, mencuci tangan sebelum makan, mengolah makanan hingga matang, mencuci sayuran dengan bersih, serta menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan yang berdebu.

Selain itu, Kadis Dinkes Cianjur juga diminta kepada masyarakat tetap mewaspadai potensi peningkatan kasus demam berdarah. Pasalnya, kebiasaan menampung air saat musim kemarau dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap melaksanakan gerakan 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur atau mendaur ulang barang-barang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk," katanya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur juga telah menginstruksikan seluruh puskesmas agar meningkatkan pemantauan penyakit secara berkelanjutan melalui laporan masyarakat maupun hasil surveilans di setiap wilayah kerja, dengan langkah antisipasi dan kerja sama seluruh masyarakat, kami berharap dampak kesehatan akibat musim kemarau dapat diminimalkan 

"Nah! Sehingga kondisi kesehatan masyarakat Kabupaten Cianjur tetap terjaga," pungkas dr. I Made Setiawan. (mat)
×
Berita Terbaru Update