Notification

×

Iklan

Iklan

DPMPTSP Cianjur Susun RUPM untuk Perkuat Iklim Investasi yang Inklusif dan Berdaya Saing

8/31/2026 | Agustus 31, 2026 WIB Last Updated 2026-08-30T19:08:00Z

 

Kantor DPMPTSP Kabupaten Cianjur. (Foto: Ist)

SIGNSLCIANJUR.COM– Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur menggelar Rapat Laporan Akhir Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) sekaligus Focus Group Discussion (FGD) bersama jajaran pemangku kepentingan terkait.


Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur, Superi Rizal, mengatakan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam menyusun arah dan strategi penanaman modal yang lebih terencana, terarah, serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.


"Tapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, meningkatkan daya saing daerah, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," katanya kepada insan media, Senin (31/8/2026).


Melalui penyusunan dokumen RUPM, kebijakan investasi di Kabupaten Cianjur diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan nilai investasi.


Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur, Superi Rizal, mengatakan penyusunan RUPM merupakan langkah penting untuk memastikan arah investasi di Cianjur memiliki dasar perencanaan yang jelas dan selaras dengan potensi.


"Ya! Untuk kebutuhan daerah," ucap dia.


Hal sama disampaikan dia, RUPM ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menentukan arah penanaman modal di Kabupaten Cianjur agar lebih terarah, inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing. Masukan dari berbagai pemangku kepentingan sangat diperlukan.


"Agar kebijakan investasi yang disusun benar-benar sesuai dengan kondisi dan potensi daerah,” ujar Superi Rizal.


Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk menciptakan ekosistem investasi yang sehat.


"Memberikan dampak nyata terhadap perekonomian daerah," katanya.


Kepala DPMPTSP Cianjur juga mendorong agar investasi yang masuk ke Cianjur dapat berkembang secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat, dan potensi lokal.


"Nah! Serta prinsip pembangunan daerah," ujar dia.


Superi Rizal berharap dokumen RUPM ini dapat menjadi pedoman dalam membangun iklim investasi yang semakin kondusif. Dengan investasi yang tepat sasaran, kita ingin pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan masyarakat.


"ikut memperkuat kesejahteraan Kabupaten Cianjur,” katanya.


Melalui forum FGD tersebut, berbagai masukan dan gagasan dari para pemangku kepentingan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan laporan akhir RUPM. 


Terakhir, Superi Rizal menambahkan langkah ini diharapkan mampu menghasilkan arah kebijakan penanaman modal yang realistis, adaptif, dan mampu memperkuat posisi Cianjur.


"Sebagai daerah yang menarik bagi investasi sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat," tandasnya. (Red/*)


×
Berita Terbaru Update