Notification

×

Iklan

Iklan

TNI Amankan Senjata dan Logistik Kelompok Bersenjata dalam Operasi di Nduga

4/21/2026 | April 21, 2026 WIB Last Updated 2026-04-21T10:29:30Z

Satgas Yonif 300/Brajawijaya di bawah Koops TNI Habema amankan senjata dan perlengkapan milik kelompok bersenjata di Kalimin Kompleks, Distrik Kenyam, Nduga. (Foto: Istimewa)

SIGNALCIANJUR.COM– Satuan Tugas (Satgas) Yonif 300/Brajawijaya di bawah Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil mengamankan sejumlah senjata dan perlengkapan milik kelompok bersenjata dalam operasi yang berlangsung selama tiga hari di Kalimin Kompleks, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga.

Komandan Satgas Yonif 300/Brajawijaya, Letkol Inf Joko Nugroho, menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh prajurit dalam operasi ini.

“Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja sama tim yang solid, serta dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas di lapangan,” katanya melalui keterangan tertulisnya kepada awak media, Selasa (21/4/2026).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa TNI akan terus berkomitmen untuk menjaga keamanan wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Keberhasilan operasi ini, ia berharap dapat semakin memperkuat stabilitas keamanan di Kabupaten Nduga dan sekitarnya.

"Sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan kondusif," kata Letkol Inf Joko Nugroho.

Diketahui, operasi dilaksanakan pada 13 hingga 15 April 2026 tersebut merupakan bagian dari upaya TNI dalam menjaga stabilitas keamanan serta mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata di wilayah Papua Pegunungan.

Kegiatan diawali dari laporan unsur di lapangan menemukan lokasi diduga sebagai markas sementara kelompok bersenjata. 

Berdasarkan informasi tersebut, Satgas Yonif 300/Brajawijaya segera melaksanakan patroli dan penyisiran secara intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan berbagai barang bukti.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya yaitu 1 pucuk pistol revolver kaliber, 38 special 4 pucuk senapan angin, amunisi berbagai jenis, antara lain kaliber 9 mm, 5,56 mm, dan GLM 40 mm, Magazen serta puluhan peluru senapan angin
Alat komunikasi berupa handy talky dan telepon genggam.

Selain itu, ia menambahkan perlengkapan lain seperti teropong, busur panah, senjata tajam, serta panel surya (solar cell)

"Barang-barang tersebut diduga digunakan untuk mendukung aktivitas kelompok bersenjata di wilayah tersebut," tutup Komandan Satgas Yonif 300/Brajawijaya. (Red/*)



×
Berita Terbaru Update