Notification

×

Iklan

Iklan

Soal Polemik Proyek Geothermal, Masyarakat Ngadu ke DPRD Cianjur Tolak Keras

4/17/2026 | April 17, 2026 WIB Last Updated 2026-04-17T01:28:46Z

Gedung DPRD kabupaten Cianjur. (Foto: SignalCianjur)

SIGNALCIANJUR— Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur menerima aspirasi dari masyarakat yang berada di sekitar lokasi proyek geothermal di wilayah Cipanas dan Pacet. 
Dalam aspirasi tersebut, masyarakat menyampaikan penolakan serta tuntutan agar proyek tersebut dihentikan atau setidaknya dilakukan evaluasi secara menyeluruh.

Menindaklanjuti hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Cianjur, Igun Hendra Gunawan menegaskan setelah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan berbagai pihak terkait, diantaranya dinas lingkungan hidup, perizinan, BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta perwakilan Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur. 

"Nah! Selain itu, pihak perusahaan yang menjalankan proyek geothermal juga turut diundang dalam forum tersebut," jelasnya kepada Metropolitan.id, saat dikonfirmasi langsung, Jumat (17/7/2026).

Perwakilan DPRD Cianjur, Igun, menyampaikan bahwa RDP ini bertujuan untuk memfasilitasi komunikasi langsung antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak perusahaan.

“Artinya kami bisa memfasilitasi dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat melalui RDP ini,” ujar dia..

Forum tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur.m juga menegaskan pentingnya transparansi serta kajian komprehensif terhadap proyek geothermal yang tengah berjalan.

DPRD juga mendorong pemerintah daerah untuk melakukan analisis mendalam terkait manfaat serta potensi dampak negatif yang ditimbulkan oleh proyek tersebut, baik dari aspek lingkungan, sosial, maupun keselamatan.


Selain itu, Komisi III DPRD Cianjur meminta pihak perusahaan untuk memberikan dokumen lengkap terkait seluruh aktivitas dan perizinan proyek geothermal di wilayah Cianjur. 

"Hal ini dinilai penting sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang objektif dan berpihak pada kepentingan masyarakat," tegas politisi dari Partai Fraksi Golkar Kabupaten Cianjur.

DPRD Cianjur berharap adanya keterbukaan informasi dan evaluasi yang menyeluruh dapat menjadi langkah awal dalam menemukan solusi terbaik atas polemik yang berkembang.

"Bahwa harus memastikan setiap proyek pembangunan tetap mengedepankan keselamatan, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat lintas sektoral," tutupnya. 

Informasi, proyek geotermal yaitu pengembangan energi dari panas berasal dari dalam bumi. Panas tersebut digunakan menghasilkan listrik atau kebutuhan energi lainnya dengan cara mengalirkan uap panas dari bawah tanah ke turbin. (mat)





S
×
Berita Terbaru Update