Notification

×

Iklan

Iklan

Duh! PJU Tidak Berfungsi, Warga Sukanagara Cianjur Keluhkan Rawan Kecelakaan, Harapannya Begini

4/12/2026 | April 12, 2026 WIB Last Updated 2026-04-11T21:19:51Z
Minim PJU, wilayah Cianjur Selatan rawan kecelakaan. (Foto: SignalCianjur)

SIGNALCIANJUR.COM– Sedikitnya 11 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kampung Nusamba, Desa Sukalaksana, Kecamatan Sukanagara, dilaporkan tidak berfungsi. 

Informasi diterima, kondisi ini dikeluhkan warga karena dinilai meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari.

Salah satu warga, H. Aang (55), menyampaikan bahwa padamnya lampu jalan membuat akses jalan menjadi gelap dan membahayakan pengguna jalan. Ia berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan agar kondisi kembali aman

“Kami sangat berharap PJU bisa segera menyala kembali. Jalan jadi gelap dan rawan kecelakaan, apalagi bagi pengendara yang melintas pada malam hari,” ujar H. Aang.

Warga menilai keberadaan PJU sangat penting untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan. Selain risiko kecelakaan, kondisi gelap juga dikhawatirkan dapat memicu gangguan keamanan lingkungan.

Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah atau instansi terkait dapat segera merespons keluhan ini dengan melakukan pengecekan dan perbaikan di seluruh titik PJU yang tidak aktif.

Perbaikan penerangan jalan dinilai menjadi langkah penting untuk meminimalisir potensi kecelakaan serta menjaga keselamatan pengguna jalan di wilayah tersebut.

Mahasiswa kelas karyawan STISIP Guna Nusantara Cibinong, Cianjur. (Foto; SignalCianjur)

Sementara itu, seorang mahasiswa kelas karyawan STISIP Guna Nusantara Cianjur, Imam mengatakan kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak berfungsi di Kampung Nusamba, Desa Sukalaksana, Kecamatan Sukanagara, menuai perhatian dari berbagai pihak, termasuk kalangan mahasiswa. 

"Nah! Sedikitnya 11 titik PJU dilaporkan padam dan berpotensi membahayakan pengguna jalan," katanya, Sabtu (11/4/2026).

Imam Nurrahmat, mahasiswa STISIP Guna Nusantara Cianjur, menilai permasalahan ini harus segera ditangani oleh pemerintah daerah karena menyangkut keselamatan masyarakat.

“PJU merupakan fasilitas vital bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang keselamatan berlalu lintas pada malam hari. Ketika tidak berfungsi, tentu meningkatkan risiko kecelakaan,” ujar Imam Nurrahmat.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah perlu lebih responsif terhadap laporan warga terkait infrastruktur publik. Menurutnya, perbaikan PJU tidak hanya soal penerangan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab pelayanan publik.

“Keluhan masyarakat harus segera ditindaklanjuti," harap mahasiswa STISIP Guna Nusantara Cianjur.

"Ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi menyangkut keselamatan dan keamanan warga,” ujar Imam.

Imam berharap instansi terkait segera melakukan pengecekan dan perbaikan di seluruh titik PJU yang tidak aktif agar risiko kecelakaan dapat diminimalisir.

Ia menambahkan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan permasalahan ini dapat segera diselesaikan demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. 

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur mengucapkan terima kasih atas informasinya.

"Artinya nanti akan kami tindaklanjuti," janjinya .

Ia menambahkan akan diteruskan ke Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat karena ini masih dalam pemeliharaan pihak ketiga l.

"Nah! Akan kami teruskan mungkin mereka akan meninjau dan menyampaikan ke PLN Cianjur," jelas dan tutup Kadis Dishub Kabupaten Cianjur. (Red/*)


×
Berita Terbaru Update