SIGNALCIANJUR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur menegaskan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan, mulai dari penguatan tenaga medis hingga optimalisasi layanan darurat.
Seperti, diketahui pasca jelang Idul Fitri, kesiapan layanan kesehatan menjadi perhatian utama pemerintah daerah guna memastikan masyarakat tetap aman dan sehat selama momen Lebaran 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, dr. I Made Setiawan, menyampaikan bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik puskesmas, rumah sakit, maupun pos pelayanan kesehatan, akan tetap siaga selama periode libur Lebaran.
"Kami memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal, dengan sistem piket tenaga medis yang telah dijadwalkan secara bergiliran agar tidak terjadi kekosongan layanan," ujarnya, kepada wartawan, Rabu (25/3/2026).
Selain itu, Dinas Kesehatan juga menyiapkan posko kesehatan di titik-titik strategis, seperti jalur mudik dan pusat keramaian, guna memberikan penanganan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Layanan kegawatdaruratan, termasuk ambulans dan unit gawat darurat (UGD), dipastikan beroperasi 24 jam penuh," kata Kepala Dinas Kesehatan Cianjur.
Masih ujarnya, upaya mengantisipasi lonjakan kasus penyakit, terutama yang sering muncul saat musim mudik seperti infeksi saluran pernapasan, kelelahan, hingga kecelakaan lalu lintas, tenaga kesehatan juga dibekali dengan peralatan medis.
"Nah! Bahkan obat-obatan yang memadai," tegas dia.
dr. I Made Setiawan juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan selama perjalanan mudik dan perayaan Lebaran.
"Kami mengajak masyarakat untuk menjaga pola makan, istirahat yang cukup, serta memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gangguan kesehatan," ujarnya.
Kadinkes Kabupaten Cianjur menambahkan dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan sehat.
"Ya! Meminimalkan risiko gangguan kesehatan selama periode libur panjang ini," pungkasnya. (Red/*)



