![]() |
| Petugas sedang periksa responsif dugaan keracunan MBG di Cikalongkulon, Cianjur. (Foto; Tangkapan layar) |
SIGNALCANJUR— Sebanyak 180 siswa SDN dari enam sekolah di Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Selasa (27/1/2026).
Camat Cikalongkulon, Iyus Yusuf, menyampaikan bahwa para siswa mengeluhkan pusing, mual, muntah, dan diare, baik saat masih di sekolah maupun setelah tiba di rumah
"Ya! Akibatnya, ratusan siswa tersebut mendapatkan perawatan di Puskesmas Cijagang dan Puskesmas Cikalongkulon," katanya..
Masih diungkapkan dia, rari total 180 siswa yang ditangani, empat orang dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur karena mengalami kondisi yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.
"Jumlah pasien meningkat dari sebelumnya 107 orang," kata Iyus.
Sehingga, masih disampaikan dia, pelayanan dilakukan di beberapa ruangan puskesmas untuk memastikan seluruh siswa tertangani dengan baik.
Seluruh siswa yang mengalami dugaan keracunan diketahui mengonsumsi menu MBG yang berasal dari SPPG yang sama.
"Nah! Hingga Selasa malam, kondisi para siswa dilaporkan berangsur membaik," Camat Cikalongkulon.
Informasi diterima Signal Cianjur, pihak kecamatan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dan Polsek Cikalongkulon saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.
Sementara itu, bahkan sampel sisa makanan dan muntahan telah diamankan untuk keperluan pemeriksaan laboratorium.
"Pemerintah daerah memastikan penanganan medis dilakukan secara maksimal," tutup Camat Cikalongkulon. (Red/*)



