![]() |
| Disbudpar Cianjur pelatihan pemandu dan porter bersertifikat. (Foto: Tangkapan layar) |
SIGNALCIANJUR.COM- Pelatihan dapat melahirkan pemandu dan porter bersertifikat memahami prinsip konservasi, pelayanan prima, dan keselamatan pendakian.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur, Ayi Reza Addairobi, melalui keterangan tertulisnya, Senin (3/11/2025)
"Apresiasi atas inisiatif kegiatan ini dinilai sejalan dengan arah pengembangan pariwisata berkelanjutan di Cianjur," katanya.
Ia mengatakan hal ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalitas pemandu serta porter gunung dalam mendukung wisata alam yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di kawasan TNGGP.
"Sangat penting peningkatan kapasitas SDM pariwisata sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan wisatawan," ungkap Reza.
Tujuan utama pelatihan dan sertifikasi pemandu porter, masih diutarakan dia, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan wisatawan, memastikan pengelolaan pariwisata bertanggung jawab dan berkelanjutan.
"Meningkatkan profesionalisme dan daya saing tenaga kerja," ujar Reza.
Ia mengungkapkan pelatihan ini membekali pemandu dan porter dengan keterampilan teknis, pengetahuan lokal, dan etika profesional yang diperlukan untuk melayani tamu dengan baik dan melindungi lingkungan.
"Ya! Seperti penyakit ketinggian atau cedera," ujar Reza.
Reza juga mengatakan pemandu dan porter dilatih untuk menangani situasi darurat, memberikan pertolongan pertama, dan mengelola risiko.
"Mereka ahli dalam navigasi dan dapat membantu pendaki melewati medan yang sulit dengan aman," katanya.
Ia menambahkan porter membantu membawa perlengkapan berat, sehingga pendaki dapat lebih fokus pada perjalanan dan menikmati pengalaman mereka.
Informasi diterima, kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Kehutanan, Balai Besar TNGGP, pemerintah daerah, komunitas pendaki, serta organisasi pecinta alam, dikutip Signal Cianjur, melalui Instagram (IG) resminya. (Red/*)




