Notification

×

Iklan

Iklan

Putus Asa! Diduga karena Efisiensi Anggaran, Guru Honorer SMP Cianjur Dirumahkan

10/29/2025 | Oktober 29, 2025 WIB Last Updated 2025-10-29T05:27:15Z
Seorang guru honorer SMPN 5 Cianjur saat diwawancarai wartawan. (Foto: SignalCianjur)

SIGNALCIANJUR.COM - Dedi Toharidin (60) seorang guru honorer mengabdi di SMP Negeri 5 Cianjur dirumahkan tidak bekerja lagi oleh pihak sekolah, akan mengadu ke Komisi I DPRD Kabupaten Cianjur, Rabu (29/10/2025).

Ia mengeluhkan sudah bekerja selama 26 tahun kurang lebih belum ada kepastian atau persentasi dari pihak sekolah.

"Ya! Artinya belum ada pemanggilan dari dinas terkait juga," akunya saat dikonfirmasi awak media, pagi.

Lebih lanjut ia berharap ada pemanggilan dari dinas kepada pihak sekolah, diberhentikan itu apa latar belakang apa.

"Nah! Kalau diberhentikan tentunya harus ada kompensasi," pinta Dedi.

Disesalkan dia juga, dirinya merasa sedih apalagi punya anak dan istri yang perlu dicukupi kebutuhan keluarganya.

"Banyak kan yang menjadi nasib honorer yang diberhentikan (dirumahkan) bukan saya saja, seakan merasa putus asa," ujar Dedi.

Masih ujarnya, kalau sendiri tidak mungkin ditanggapi harus kompak bersama-sama untuk menyelesaikan apresiasi atau keluhan permasalahan ini.

"Ada rekan yang kerja di Dishub Cianjur, makanya saya ikut gabung," kata Dedi.

Ia mengakui per bulan dibayar gajih Rp1.250.000 per bulan (gajih terakhir), itu dari awal berjenjang angkanya segitu.

"Intinya minta direspon oleh pemerintah daerah jangan sampai tidak diperhatikan," harap seorang honorer akan bagian teknisi, Tata Usaha (TU), di SMP Negeri 5 Cianjur ini.

Ia menambahkan bukan dirinya saja tentu semuanya keinginan dan harapan hal sama ingin ada kompensasi diberhentikan ada perhatian serius, kalau tidak ada respon akan mengdu ke pak Gubernur Jawa, Dedi Mulyadi (KDM).

"Itu langkah akhir bila tidak ada respon positif dari pemerintah daerah," tutup Dedi. (Red/*)
×
Berita Terbaru Update