Notification

×

Iklan

Iklan

Isu Soal Rencana Pemberhentian Direktur Teknik PDAM, Begini Pernyataan Sikap Ampuh Cianjur

10/20/2023 | Oktober 20, 2023 WIB Last Updated 2023-10-20T06:56:54Z
Ketua Presidium Ampuh Kabupaten Cianjur Yana Nurzaman. (Foto: SignalCianjur)

SIGNALCIANJUR.COM- Isu soal rencana pemberhentian Direktur Teknik Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti Kabupaten Cianjur (PDAM), dengan ini Aliansi Masyarakat untuk Penegakan Hukum (Ampuh) Kabupaten Cianjur mengingatkan agar Dewan Pengawas Perumdam Tirta Mukti tidak tergesa-gesa mengambil keputusan.

Hal tersebut diutarakan Ketua Presidium Ampuh Kabupaten Cianjur Yana Nurzaman alias Kang Ustadz panggilan akrab di lingkungan aktivis, kepada awak media, Jumat (20/10/2023) siang.

"Nah! Lebih jauh AMPUH meminta agar Dewan Pengawas Perumdan Tirta Mukti tidak terjebak skenario penuh dengan kepentingan kelompok atau golongan tertentu. Ya! Tentunya hal ini dapat menghadirkan kegaduhan. Maka itu harus dihindari," katanya.

Masih ujar Ketua Presidium Ampuh Kabupaten Cianjur, keputusan harus dilahirkan dari proses yang normatif dan merujuk kepada kaidah-kaidah peraturan perundangan yang berlaku. 

"Singkatnya keputusan yang nantinya diambil bukan merupakan pesanan ataupun titipan," jelasnya.

Ampuh Kabupaten Cianjur juga tetap pada pendirian meminta dan mendorong Bupati Cianjur (Pemkab Cianjur) untuk segera melakukan evaluasi terhadap keberadaan beberapa partisan Parpol Politik (Parpol) dan pengurusnya yang telah ditetapkan sebagai anggota Dewan Pengawas baik yang ada di Dewan BUMD ataupun yang di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

"Karena keberadaan mereka dapat menimbulkan "conflict of interest" lebih jauh dapat mengakibatkan segala keputusan hukum yang dikeluarkan oleh Dewas berpotensi cacat secara hukum," tutup Yana Nurzaman, singkat dan tegas. 

Terpisah, namun sayangnya saat dikonfirmasi langsung melalui via WhatsApp (WA) pihak Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur masih belum bisa menjelaskan mengenai soal adanya isu pergantian Direktur Teknik saat ini ramai jadi bahan pembicaraan publik. (Red)



×
Berita Terbaru Update