![]() |
| Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto atas amanah barunya sebagai Kapolri. (Foto: IST) |
SIGNALCIANJUR.COM— Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cianjur berharap sinergi antara BNN dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) semakin kuat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN).
Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur pada saat ini di tahun 2026 dijabat oleh Muchamat Affan Eko Budi Santoso, mengatakan harapan tersebut mengiringi amanah baru Jenderal Pol. Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, yang sebelumnya menjabat Kepala BNN Republik Indonesia dan kini mendapat amanah sebagai Kapolri.
"Selama memimpin BNN RI, Suyudi Ario Seto mencatat sejumlah capaian dalam pemberantasan narkotika," katanya, Kamis (8/10/2026).
Di antaranya, maaih ujarnya, pengungkapan jaringan narkotika nasional dan internasional dengan penyitaan lebih dari 12,3 ton narkotika serta pencegahan potensi kerugian ekonomi akibat kejahatan narkotika hingga Rp16,5 triliun.
"Selain itu, upaya pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait narkotika menghasilkan penyitaan aset senilai Rp165 miliar," jelas Kepala BANK Cianjur.
Sementara itu, penguatan program pencegahan dan rehabilitasi turut berkontribusi dalam melindungi sedikitnya 48,3 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Bagi BNN Kabupaten Cianjur, pergantian kepemimpinan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika.
Sinergi BNN dan Polri dinilai penting dalam menjalankan berbagai upaya P4GN, mulai dari edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, pemberdayaan masyarakat, layanan rehabilitasi, hingga penindakan terhadap jaringan peredaran gelap narkotika.
Kerja sama yang berkelanjutan juga diperlukan untuk menghadapi perkembangan modus peredaran narkotika yang semakin kompleks. Karena itu, koordinasi lintas lembaga dan partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba.
BNN Kabupaten Cianjur berharap, di bawah kepemimpinan Kapolri yang baru, hubungan kerja BNN dan Polri semakin erat, adaptif, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Upaya melindungi bangsa dari ancaman narkotika bukan hanya menjadi tanggung jawab satu institusi, melainkan membutuhkan komitmen bersama pemerintah, aparat penegak hukum, keluarga, lingkungan pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat.
BNN Kabupaten Cianjur turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto atas amanah barunya sebagai Kapolri.
Diharapkan, kepemimpinan tersebut dapat semakin memperkuat semangat kolaborasi dalam menjaga keamanan, kesehatan masyarakat, serta mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba. (Red/*)

