![]() |
| Kantor RSUD Sayang Cianjur. (Foto: SignalCianjur) |
SIGNALCIANJUR— Datang ke Poli Jiwa bukan berarti seseorang mengalami gangguan jiwa berat atau “gila”. Pemahaman tersebut perlu terus disampaikan kepada masyarakat agar stigma terhadap kesehatan mental dapat dikurangi dan masyarakat tidak ragu mencari bantuan profesional ketika mengalami masalah psikologis maupun emosional.
Direktur Utama (Dirut) atau Direktur RSUD Sayang Kabupaten Cianjur, dr. Hj. Yuli Hendriyani kesehatan mental merupakan bagian tidak terpisahkan dari kesehatan seseorang secara keseluruhan. Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Ketika seseorang mengalami keluhan atau perubahan kondisi psikologis dan emosional mengganggu aktivitas sehari-hari.
"Nah! Tidak perlu takut ataupun malu untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional,” ujar dr. Hj. Yuli, Sabtu (5/9/2026).
Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa layanan Poli Jiwa tidak hanya diperuntukkan bagi pasien dengan kondisi tertentu yang berat. K
"Konsultasi dapat menjadi langkah awal untuk memahami kondisi yang sedang dialami sekaligus memperoleh penanganan yang sesuai," terang dia.
dr. Yuli juga mengajak keluarga dan lingkungan sekitar untuk memberikan dukungan kepada seseorang yang sedang menghadapi persoalan kesehatan mental, bukan memberikan label atau stigma.
“Mencari bantuan bukan tanda kelemahan. Justru merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan upaya untuk mendapatkan kondisi kesehatan yang lebih baik,” katanya.
RSUD Sayang Cianjur melalui layanan Poli Jiwa (Psikiater) memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan dan penanganan terkait berbagai kondisi kesehatan mental.
"Nah! Di antaranya kecemasan berlebihan, stres, gangguan tidur, depresi, masalah emosi, serta kondisi psikologis lainnya," papar Dirut RSUD Sayang Cianjur.
Melalui layanan Poli Jiwa, masih dikatakan dia, RSUD Sayang Cianjur berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan mental secara profesional.
"Membantu masyarakat mendapatkan akses penanganan yang tepat," ujar dr Yuli.
RSUD Sayang Cianjur mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghilangkan stigma terhadap kesehatan mental. Dengan pemahaman benar dan dukungan lingkungan, masyarakat diharapkan semakin berani mencari pertolongan ketika membutuhkan.
"Karena sehat bukan hanya tentang tubuh yang sehat, tetapi juga tentang kondisi mental yang terjaga," tutup Dirut RSUD Sayang Cianjur. (Red/*)
