Notification

×

Iklan

Iklan

PJJ Cianjur Dihentikan, Pembelajaran Tatap Muka Kembali Dimulai 10 September 2026, Bupati Wahyu Bilang Hal Ini

9/10/2026 | September 10, 2026 WIB Last Updated 2026-09-09T18:45:33Z


Akrab, Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian bersama pelajar. (Foto: IST)

SIGNALCIANJUR.COM— Pemerintah Kabupaten Cianjur menghentikan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) setelah melakukan evaluasi terhadap kondisi udara pasca sebaran abu vulkanik.


Diketahui, mulai Kamis, 10 September 2026, kegiatan belajar mengajar bagi jenjang PAUD, SD, SMP, dan pendidikan Kesetaraan kembali dilaksanakan secara tatap muka di satuan pendidikan masing-masing.


Keputusan tersebut diambil setelah kondisi udara di wilayah Kabupaten Cianjur dan sekitarnya dinilai sudah aman untuk kembali mendukung aktivitas pendidikan. 


Pemerintah daerah tetap meminta seluruh sekolah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan masih adanya sisa abu vulkanik di sejumlah wilayah.


Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan, penghentian PJJ dilakukan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi kondisi lingkungan serta aspek keselamatan dan kesehatan peserta didik maupun tenaga pendidik.


“Setelah dilakukan evaluasi kondisi udara, mulai besok pembelajaran kembali dilaksanakan secara tatap muka. 


Namun, masih ujar Bupati Wahyu, tetap mengimbau kepada siswa, guru, dan tenaga kependidikan untuk menjaga kesehatan dan menggunakan masker sebagai langkah antisipasi terhadap sisa abu vulkanik.


Bupati Cianjur juga mengingatkan para orang tua untuk memastikan kondisi kesehatan anak sebelum berangkat ke sekolah. Selain itu, masyarakat diminta tetap berhati-hati selama perjalanan dan mengikuti informasi resmi pemerintah.


"Ya! Apabila terjadi perubahan kondisi di lapangan," ujarnya.


Dengan kembali diberlakukannya pembelajaran tatap muka, Pemkab Cianjur berharap kegiatan pendidikan dapat berjalan normal.


"Nah! Sekaligus tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan seluruh warga sekolah," tambah Bupati Cianjur.


Pemerintah Kabupaten Cianjur mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan, mengikuti imbauan, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kondisi abu vulkanik. (Red/*)

×
Berita Terbaru Update