![]() |
| Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jabar penilaian maladministrasi pelayanan publik (Opini) tahun 2026 di Lapas Kelas IIB Cianjur. (Foto: Ist) |
SIGNALCIANJUR.COM— Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat melaksanakan Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik (Opini) tahun 2026 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur, Kamis (13/8/2026).
Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak mengatakan proses penilaian dilakukan melalui beberapa tahapan. Tim Ombudsman terlebih dahulu mewawancarai warga binaan sebagai penerima layanan untuk mengetahui secara langsung pengalaman dan penilaian mereka terhadap pelayanan diterima. Selanjutnya, wawancara dilakukan terhadap petugas Lapas guna menggali informasi mengenai mekanisme pelayanan pelaksanaan tugas.
"Upaya yang dilakukan dalam memberikan pelayanan kepada warga binaan maupun masyarakat," katanya, melalui keterangan tertulisnya kepada awak media, Sabtu (15/8/2026).
Sementara itu, Tim Ombudsman juga melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah layanan, termasuk sarana dan prasarana pendukung pelayanan publik di lingkungan Lapas Kelas IIB Cianjur. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi pelayanan secara faktual di lapangan.
Kegiatan tersebut, menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan publik berjalan sesuai prinsip profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pemenuhan hak penerima layanan.
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.30 hingga 17.00 WIB tersebut merupakan bagian dari pengawasan terhadap kualitas penyelenggaraan pelayanan publik sekaligus upaya mendorong peningkatan pelayanan di lingkungan pemasyarakatan.
Penilaian tersebut, Ombudsman RI Perwakilan Jawa Barat menugaskan Ujang Solihulwildan sebagai Penilai I, Marzuqo Septianto sebagai Penilai II, serta Ihsanudin sebagai Tim Teknis. Kedatangan tim Ombudsman disambut Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur Prayogo Mubarak beserta jajaran.
Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, menyambut baik pelaksanaan penilaian tersebut, dan evaluasi dan masukan dari Ombudsman menjadi bahan penting bagi Lapas untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan. Penilaian ini menjadi momentum untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan.
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, transparan, akuntabel, serta memenuhi hak warga binaan dan masyarakat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, ia menambahkan seluruh rangkaian penilaian berjalan aman, tertib, dan lancar.
Lapas Kelas IIB Cianjur juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Perbaikan berkelanjutan dan penguatan tata kelola pelayanan yang berintegritas," tutup Prayoga. (Red/*)
